Netanyahu Perintahkan Militer Israel Bombardir Penuh Wilayah Iran-Lebanon
JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu yang mendorong sekutunya Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran menegaskan niatnya berperang terus bergelora.
Ia mengatakan Israel terus membombardir Iran dan berjanji akan menyerang kelompok Hizbullah Lebanon dengan kekuatan yang semakin besar.
“Kami terus menyerang Iran dengan kekuatan. Pilot kami berada di atas langit Iran dan Teheran, dan juga di atas langit Lebanon,” kata Netanyahu di pangkalan angkatan udara di Israel tengah dalam pernyataan kantor PM, dikutip dari Al Jazeera, Selasa 3 Maret.
Baca juga:
AS-Israel menyerang Iran pada Sabtu 28 Februari di tengah negosiasi nuklir yang ditengahi Oman masuk putaran keempat tidak mengalami hambatan. Iran kemudian melakukan aksi balasan dengan menyerang aset-aset AS di Timur Tengah dan Israel.
Hizbullah ikut ambil bagian dengan menembakkan roket ke Israel. Serangan Hizbullah ini menjadi yang pertama lebih dari setahun terakhir.
Israel yang sejak November 2024 menyepakati gencatan senjata dengan Hizbullah namun terus-terusan melanggarnya, tak pikir lama membalas serangan Hizbullah dengan menembakan ratusan serangan ke Lebanon.
“Hizbullah melakukan kesalahan besar ketika menyerang kami. Kami telah merespons dengan keras, dan kami akan merespons dengan kekuatan yang lebih besar lagi,” kata Netanyahu.