50 Tahun Apple Dirayakan di Computer History Museum, Hadirkan Produk Ikonik hingga Arsip Langka
JAKARTA - Apple akan merayakan hari jadinya yang ke-50 pada 1 April 2026. Menyambut tonggak sejarah tersebut, Computer History Museum di Mountain View, California, menggelar rangkaian pameran dan acara khusus yang menampilkan perjalanan panjang perusahaan teknologi asal Cupertino itu.
Perayaan ini terbilang istimewa, mengingat Apple selama ini dikenal jarang menengok kembali sejarahnya, sebuah budaya yang kerap dikaitkan dengan filosofi mendiang Steve Jobs yang lebih berfokus pada masa depan. Namun, usia setengah abad menjadi momentum besar yang sulit diabaikan. Bahkan CEO Apple, Tim Cook, disebut tengah mempertimbangkan bentuk perayaan khusus untuk menandai momen bersejarah tersebut.
Museum menampilkan sejumlah produk ikonik Apple dari berbagai era, mulai dari Apple I, Apple IIc, Lisa, Macintosh, Newton, iPod, hingga iPhone. Produk-produk tersebut merepresentasikan lompatan inovasi Apple dalam komputasi personal, perangkat mobile, dan ekosistem digital yang membentuk industri teknologi modern.
Pada 11 Maret 2026, museum akan menggelar acara yang menghadirkan para pemimpin industri teknologi, bersamaan dengan pembukaan pameran khusus Apple. Pengunjung yang ingin menghadiri acara tersebut diwajibkan membeli tiket atau mendaftarkan minat terlebih dahulu karena kapasitas terbatas.
Baca juga:
- Threads Luncurkan Dear Algo, Fitur AI untuk Kendalikan Algoritma Akun Sesuai Keinginan
- TikTok Luncurkan Fitur Local Feed untuk Temukan Konten di Lokasi Pengguna Berada
- Samsung Galaxy S26 Plus Versi Global Akan Gunakan Prosesor Exynos 2600
- Google Maps, Korlantas, dan Jasa Marga Perkuat Kolaborasi Informasi Mudik Lebaran 2026
Selain itu, Apple@50 TechFest akan digelar pada 28 Maret 2026 sebagai acara sehari penuh dengan berbagai aktivitas khusus yang sudah termasuk dalam harga tiket masuk museum. Agenda ini dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif bagi pengunjung yang ingin mengeksplorasi sejarah dan inovasi Apple secara lebih mendalam.
Computer History Museum juga menyoroti kekayaan arsip digital terkait Apple yang tersedia untuk publik. Koleksi tersebut mencakup foto, dokumen, video, serta wawancara dengan sejumlah tokoh penting dalam sejarah Apple. Di antaranya Mike Markkula, mantan investor dan eksekutif awal Apple; John Sculley, mantan CEO; Joanna Hoffman, anggota tim Macintosh; serta Paul Terrell, pemilik Byte Shop yang menjadi peritel pertama Apple I.
Ketersediaan arsip ini dinilai cukup langka, mengingat Apple selama ini dikenal protektif terhadap dokumentasi sejarah dan materi audiovisualnya. Namun sebagai institusi museum, Computer History Museum memiliki akses dan otoritas untuk mempublikasikan koleksi tersebut sebagai bagian dari pelestarian sejarah teknologi.
Perayaan 50 tahun Apple juga akan diramaikan dengan peluncuran buku berjudul Apple: The First 50 Years karya David Pogue yang dijadwalkan terbit pada 10 Maret 2026. Buku tersebut diperkirakan akan mengulas perjalanan Apple sejak berdiri pada 1976 hingga menjadi salah satu perusahaan teknologi paling berpengaruh di dunia.
Dengan rangkaian pameran, diskusi, arsip terbuka, dan publikasi buku, peringatan setengah abad Apple menjadi momentum refleksi atas transformasi industri teknologi global yang tak lepas dari kontribusi perusahaan tersebut.