BMW Tarik Ribuan X5 karena Airbag yang Berpotensi Meledak Tanpa Peringatan
JAKARTA – BMW kembali mengumumkan penarikan kembali (recall) untuk sejumlah unit SUV model X5 karena potensi kerusakan pada modul airbag pengemudi yang dipasok oleh Takata Corporation. Dalam pemeriksaan ulang terhadap kampanye recall sebelumnya, BMW menemukan bahwa beberapa unit kemungkinan belum mendapatkan penggantian komponen yang seharusnya dilakukan.
Dalam laporan resminya, BMW menyebutkan bahwa sebanyak 5.361 unit X5 dari tahun produksi 2000 hingga 2021 terlibat dalam kampanye recall terbaru ini. Komponen yang menjadi perhatian adalah modul inflator airbag tipe PSDI-4, yang berisiko meledak secara tiba-tiba dan menyebarkan serpihan logam ke kabin saat airbag mengembang.
BMW menjelaskan bahwa penyebab utamanya adalah degradasi bahan pendorong di dalam inflator akibat paparan kelembapan tinggi, suhu ekstrem, serta siklus panas-dingin yang terjadi dalam jangka panjang. Meskipun hanya sekitar nol koma satu persen dari total unit yang diperkirakan memiliki inflator berisiko, BMW memilih melakukan recall secara proaktif demi menjaga keselamatan pengguna.
Perusahaan memastikan bahwa seluruh pemilik kendaraan yang terdampak akan dihubungi secara resmi menjelang akhir tahun. Mereka akan diminta membawa kendaraan ke dealer resmi BMW untuk dilakukan pemeriksaan dan, bila diperlukan, penggantian airbag tanpa biaya apa pun.
Baca juga:
Masalah airbag Takata sendiri telah menjadi isu global selama bertahun-tahun karena kasus serupa yang menimpa berbagai produsen otomotif. Komponen buatan Takata diketahui memiliki potensi kegagalan yang dapat menyebabkan ledakan pada saat airbag mengembang.
Melalui langkah terbaru ini, BMW menegaskan kembali komitmennya terhadap keselamatan pengguna di seluruh dunia. Bagi pemilik BMW X5 produksi 2000 hingga 2021, disarankan untuk memeriksa nomor rangka (VIN) kendaraan melalui dealer resmi guna memastikan apakah unit mereka termasuk dalam daftar recall.