Mengapa Biaya Perbaikan iPhone Mahal? Ini Alasannya
YOGYAKARTA - Kebanyakan pengguna smartphone, khususnya iPhone, sering kali mengeluhkan biaya perbaikan yang dapat dikatakan mahal. Namun, benarkah informasi tersebut? Mengapa biaya perbaikan iPhone mahal? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
iPhone memang sudah populer sebagai produk premium dari Apple, dengan kualitas build yang tinggi dan sistem keamanan yang terjamin. Namun, di balik keunggulan tersebut, biaya servis atau penggantian komponen seperti layar, baterai, atau kamera seringkali membuat pengguna mengeluh dan berpikir dua kali.
Mengapa Biaya Perbaikan iPhone Mahal?
Salah satu alasan utama mengapa biaya perbaikan iPhone mahal atau lebih tinggi yaitu karena penggunaan suku cadang asli (original parts) dan teknologi yang lebih kompleks. Sebagai contoh, mengganti layar iPhone terbaru seperti iPhone 14 atau 15 dapat menghabiskan biaya hingga jutaan rupiah, tergantung dari model dan tempat servis yang dipilih.
Baca juga:
Selain itu, Apple juga menerapkan sistem proteksi perangkat keras dan perangkat lunak yang menjadikan perbaikan hanya ideal dilakukan di pusat resmi atau penyedia servis yang sudah tersertifikasi. Jika dilakukan di tempat tidak resmi, risiko perangkat tidak dapat berfungsi normal atau peringatan sistem akan muncul sangat tinggi.
Namun, ada juga solusi yang disediakan, seperti layanan AppleCare+ atau asuransi gadget, yang mampu menekan biaya servis jika terdapat kerusakan di luar garansi. Sebagai contoh, biaya perbaikan layar iPhone 11 tanpa AppleCare+ yaitu senilai 199 dolar AS atau sebesar 2,7 juta rupiah. Jika mempunyai AppleCare+, Anda cukup membayar 29 dolar AS (atau senilai 400 ribu rupiah). Biaya ini juga berlaku untuk semua jenis iPhone.
Teknisi yang Memiliki Sertifikat Apple
Apple tentu tidak ingin sembarangan dalam hal merekrut karyawan. Mereka tentunya mempertahankan kualitas layanan dan kepuasan konsumen. Dari mulai sales hingga teknis, terutama wajib mengikuti tes dan mendapatkan sertifikat dari Apple. Untuk menjalani tes ini pun tidak gratis. Biaya tes tersebut dibayar oleh perusahaan. iPhone Anda sudah pasti mendapatkan penanganan dengan baik dan profesional.
Tidak hanya mampu memperbaiki iPhone secara professional, teknisi resmi Apple juga menguasai pengetahuan menyeluruh terhadap program-program lain, contohnya Apple replacement program, AppleCare, dan sebagainya.
secara umum, perbaikan iPhone memang lebih mahal jika dibandingkan dengan banyak merek lain, khususnya jika memanfaatkan layanan resmi dan suku cadang original. Namun, tentunya itu sebanding dengan keamanan, kualitas, dan nilai jual kembali yang ditawarkan perangkat ini.
Tenaga Kerja
Biaya tenaga kerja juga dapat dijadikan alasan mengapa biaya perbaikan iPhone mahal. Hampir seluruh produk Apple diproduksi di China di mana upah tenaga kerjanya kecil. Sedangkan, di tempat service iPhone resmi, perusahan harus membayar teknisi dengan gaji yang beragam tergantung dari negara domisili mereka. Namun, umumnya lebih besar dari upah tenaga kerja yang ada di China.
Selain itu, untuk membongkar iPhone, memeriksa, dan memasang kembali part-part setiap unit yang rusak, tentu menghabiskan waktu yang tidak sedikit dan membutuhkan ketelitian. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kerugian perusahaan karena risiko iPhone bertambah rusak.