Apa yang Terjadi Jika AC Tidak Pernah Dibersihkan? Jangan Abaikan Hal Berikut!
YOGYAKARTA - AC menjadi salah satu perangkat penting yang disediakan di banyak rumah, khususnya di negara dengan iklim tropis seperti Indonesia. Namun, banyak orang yang masih mengabaikan pembersihan rutin AC. Apa yang terjadi jika AC tidak pernah dibersihkan?
AC yang tidak pernah dibersihkan tidak hanya menurunkan kualitas udara, tetapi juga dapat mengundang masalah bagi kesehatan dan daya tahan AC itu sendiri.
Apa yang Terjadi Jika AC Tidak Pernah Dibersihkan?
Dilansir dari Real Simple, di bawah ini adalah beberapa dampak jika AC tidak pernah dibersihkan:
Penumpukan kotoran
Seiring waktu, bulu hewan, debu, dan polutan lain akan tertumpuk pada filter dan komponen AC. Jika tidak segera dibersihkan, partikel tersebut tentunya akan kembali berputar ke udara yang dihirup setiap hari.
Kondisi ini berisiko memperburuk beberapa keluhan seperti alergi, menjadikan pernapasan tidak nyaman, serta memicu batuk atau hidung tersumbat. Selain itu, kelembapan yang berasal dari proses pendinginan dapat membuat kotoran organik menjadi media pertumbuhan bagi mikroba. Sehingga, AC menjadi tempat tinggal yang digemari jamur dan bakteri.
Ruangan berbau tidak sedap
Jika AC tidak dibersihkan, lambat laun udara yang keluar akan menimbulkan aroma apak atau lembap.
Aroma apak ini berasal dari gas yang dihasilkan jamur dan mikroba, dan dikenal sebagai MVOCs (microbial volatile organic compounds). Alih-alih merasa segar, ruangan Anda justru memiliki aroma yang tidak nyaman setiap kali AC dinyalakan.
Pertumbuhan jamur
Jamur menjadi salah satu risiko terbesar dari AC yang jarang dibersihkan. Koil pendingin AC menghasilkan kondensasi saat bekerja, dan jamur bisa tumbuh subur di tempat ini.
Setelah berkembang, spora jamur dapat menyebar ke udara melalui hembusan AC. Paparan jamur dalam jangka panjang akan menimbulkan bermacam-macam keluhan kesehatan, mulai dari kelelahan, sakit kepala, batuk, hingga sesak napas.
Risiko rusak permanen
Jika debu dan kelembapan tidak segera ditangani, komponen dalam AC rentan mengalami kerusakan. Drainase berisiko tersumbat, kipas berputar tidak optimal, dan koil berkarat.
Jika sudah pada titik ini, tentu tidak cukup mengambil langkah pembersihan. Biaya perbaikan dapat membengkak, bahkan terkadang lebih baik mengganti unit dengan yang baru.
Kinerja AC menurun
Selain masalah kesehatan, AC yang kotor juga memiliki fungsi yang kurang efisien. Debu dan kotoran yang menumpuk pada filter serta koil menjadikan aliran udara terhambat. Sehingga, AC Anda harus bekerja lebih keras untuk membuat ruangan dingin. Kerja ekstra ini tidak hanya memperpendek usia penggunaan perangkat, melainkan juga meningkatkan konsumsi listrik.
Dengan demikian, AC yang tidak pernah dibersihkan pada akhirnya akan menjadikan tagihan listrik Anda semakin tinggi.
Apa saja tanda-tanda AC kotor?
Ada tanda-tanda umum AC Anda harus segera dibersihkan, antara lain:
- Bau apak atau lembap muncul setiap kali AC diaktifkan.
- Filter terlihat berdebu atau terdapat bercak jamur pada kisi.
- Meskipun suhu sudah diatur rendah, udara yang keluar tidak lagi dingin.
- Tagihan listrik tiba-tiba meningkat meskipun penggunaan AC sama seperti biasa.
- Anda sering mengalami keluhan kesehatan seperti hidung tersumbat, batuk, atau cepat lelah.
Jika tanda-tanda ini sudah terlihat, berarti AC Anda sudah tidak sehat dan memerlukan perawatan dengan cepat dan tepat.
Pembersihan AC rutinan
Agar debu tidak menumpuk, filter AC sebaiknya dibersihkan setidaknya seminggu sekali.
Selain itu, berikan servis rutin minimal setiap 3–6 bulan yang dilakukan oleh tenaga profesional untuk membersihkan bagian dalam, misalnya koil pendingin dan saluran pembuangan air.
Baca juga:
- Ciptakan Kehidupan yang Sehat, Peran Teknologi dalam Mewujudkan Gaya Hidup Efisien
- Belanja Furnitur Murah Sampai Meracik Parfum, Semua Ada di Acara Renos X Clement Coffee Community Activity
- Budaya Kerja Sehat yang Bikin Karyawan Betah dan Semakin Produktif
- Ahli Sebut Stres Selama Kehamilan Berkaitan dengan Risiko Epilepsi Lebih Tinggi pada Anak
Anda juga bisa memastikan AC dipasang dengan benar agar kondensasi dapat mengalir keluar, bukan menggenang di dalam unit. Dengan demikian, risiko pertumbuhan jamur dapat diminimalkan.
Demikianlah ulasan apa yang terjadi jika AC tidak pernah dibersihkan. Semoga informasi ini bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.