Nepal Gratiskan Biaya Pendakian Beberapa Puncak untuk Menarik Pendaki Gunung
JAKARTA - Nepal akan membebaskan biaya pendakian untuk hampir 100 puncak di Himalaya barat laut yang terpencil selama dua tahun ke depan, guna menarik lebih banyak pendaki gunung ke wilayah yang kurang berkembang yang berbatasan dengan Tiongkok, ujar seorang pejabat.
Nepal telah membuka 491 puncaknya, tetapi para pendaki biasanya berfokus pada sekitar 25 puncak di wilayah timur laut dan tengah Nepal, termasuk puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest, yang didaki ratusan orang setiap tahunnya.
Pejabat Departemen Pariwisata Himal Gautam mengatakan, keputusan untuk membebaskan biaya izin untuk 97 puncak, mulai dari 5.870 meter (19.258 kaki) hingga 7.132 meter (23.398 kaki) di Provinsi Karnali dan Far Western, Nepal, bertujuan untuk mempromosikan pendakian gunung di gunung-gunung yang lebih kecil di daerah terpencil.
"Idenya adalah untuk mendorong para pendaki untuk pergi ke daerah dan puncak gunung yang belum dijelajahi namun indah," ujar Gautam kepada Reuters, seperti dikutip 28 Agustus.
Sebelumnya, Nepal baru saja menaikkan biaya izin mulai September menjadi 350 dolar AS untuk gunung yang lebih kecil, dari sebelumnya 250 dolar AS, serta 15.000 dolar AS untuk Everest dari semula 11.000 dolar AS.
Gautam mengatakan, penghapusan biaya izin akan membantu mempromosikan pariwisata dan meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat di daerah-daerah tertinggal di Nepal.
Baca juga:
Diketahui, mendaki gunung dan trekking merupakan daya tarik utama bagi wisatawan dan sumber pendapatan serta lapangan kerja utama di negara yang sedang kekurangan dana ini.