Bareskrim Polri Buru Sosok AL, Pengendali-Pelatih Admin Judi Online

JAKARTA - Bareskrim Polri memburu seorang berinisial AL yang merupakan perekrut dan pelatih dalam sindikat judi online (judol) jaringan internasional.

Perburuan itu terkait pengungkapan kasus judi online Slotbola88, Rajaspin88, dan Inibet77 yang telah menetapkan tiga orang tersangka yakni MR, BI, dan AFA.

"Penyidik juga telah menetapkan satu orang DPO dengan inisial AL," ujar Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji kepada wartawan, Rabu, 27 Agustus.

Dalam jaringan judol, AL merupakan sosok yang memerintahkan tersangka MR untuk merekrut tersangka BI dan AFA. Selain itu, turut memberikan pelatihan sebagai admin.

Dari hasil pendalaman, AL akan membawa rekrutannya untuk bekerja di Filipina. Tentunya, sebagai admin judol.

Mengenai keberadaannya, Himawan belum bisa memastikannya. Apalagi, penyidik ragu nama yang didapat atau AL ini merupakan identitas sebenarnya.

Tetapi, dari beberapa alat bukti komunikasi dan transaksi yang didapat memang mengarah kepada sosok AL.

"Dari pemeriskaan muncul nama AL. Tetapi kami belum menyakini bahwa nama ini adalah anak sebenarnya," kata Himawan.

Sebelumnya diberitakan, Bareskrim Polri membongkar jaringan internasonal judol yang mengelola beberapa website atau situs besar.

Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso menyebut pengungkapan jaringan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penangkapan lima tersangka pemain judi online oleh Ditreskrimsus Polda D.I. Yogyakarta pada 10 Juli 2025 lalu.

Setelah dilakukan penelusuran digital mendalam, penyidik menemukan adanya keterkaitan langsung antara para pemain dan jaringan operator yang dikelola oleh ketiga tersangka.

"Tiga orang tersangka berinisial AF, BI, dan MR ditangkap pada 20 Agustus 2025 sekitar pukul 04.00 WIB di wilayah Jakarta Utara," ujar Rizki.

Ketiga tersangka tersebut berperan sebagai admin customer service (CS) serta leader operator/CS marketing. Mereka mengelola situs judo online Slotbola88, Inibet77, dan Rajaspin, yang diketahui melayani pemain dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

"Penangkapan ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam memberantas kejahatan siber, khususnya judi online yang saat ini telah menjadi ancaman nyata di tengah masyarakat,” kata Rizki.