Tekan Kriminalitas, DPRD Minta Pemprov DKI Kembali Aktifkan Siskamling
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di permukiman warga untuk menekan angka kriminalitas.
Hal ini diungkapkan Anggota DPRD DKI Jakarta Dian Pratama dalam penyampaian hasil reses ke-3 DPRD DKI Jakarta masa persidangan III tahun 2024-2025.
"Dalam rangka menciptakan keamanan, ketertiban umum, kenyamanan lingkungan dan mencegah tindak kriminalitas, Dewan meminta dihidupkan kembali siskamling," tutur Dian, dikutip Minggu, 10 Agustus.
Menurut Dian, Jakarta perlu kembali menghidupkan kegiatan ronda atau patroli secara rutin yang melibatkan warga untuk menjaga keamanan tempat tinggalnya masing-masing.
"Hal ini untuk mencegah aktivitas warga yang melampau batas seperti kenakalan remaja, mabuk-mabukan, tawuran, menyalakan musik keras saat malam hari, membuang sampah sembarang, dan tindakan negatif lainnya," urai Dian.
Berdasarkan hasil reses, Dian mengungkap sejumlah titik yang perlu menjadi prioritas dalam pengaktifan siskamling. Di Jakarta Pusat, daerah dimaksud meliputi Jalan Kebon Pala 3 Tanah Abang, Jalan Kramat Pulo Gundul Johar Baru, dan Jalan Sukamulya I Kemayoran.
Baca juga:
Pada Jakarta Barat, utamanya utamanya di lingkungan Jalan Mawar Srengseng Kembangan, Jalan Jembatan Besi Raya Tambora, Jalan Keadilan V Glodok Taman Sari, Jalan Mangga Besar IV Taman Sari, Kampung Duri RT 018 RW 014 Duri Kosambi Cengkareng, dan Jalan Jembatan Besi Raya Tambora.
Jakarta Selatan meliputi Jalan Tanah Kusir II Kebayoran Lama, Jalan Tabah RT 05 RW 10 Grogol Selatan Kebayoran Lama, Gang Ibrahim Gang III Pancoran, Jalan Waspada I Lenteng Agung Jagakarsa, Jalan Manggarai Utara II, Jalan Flamboyan Menteng Dalam Tebet, Gang Gaya RT 03 RW 01 Pasar Minggu, dan Jalan Kemang Utara D.
Sementara, Jakarta Timur diutamakan di Jalan Penggilingan Elok RT 16 RW 09 Batu Ampar, Jalan Angklung Pondok Bambu, dan Jalan Masjid I Cipayung.
Lalu Jakarta Utara, perlu diprioritaskan di Kampung Muara Bahari Tanjung Priuk, Jalan B 1 Pejagalan Penjaringan, lingkugan warga Ancol Selatan, dan Jalan Ampera Besar Pademangan.
"Serta kawasan-kawasan lain yang menghadapi permasalahan serupa di Jakarta," lanjut dia