Komandan Militer Tertinggi NATO Ungkap Sistem Pertahanan Patriot Dikirim ke Ukraina Secepatnya
JAKARTA - Supreme Allied Commander Europe, komandan militer tertinggi NATO, Jenderal Alexus Grynkewich mengatakan pada Hari Kamis, persiapan sedang dilakukan untuk segera mentransfer sistem pertahanan udara Patriot tambahan ke Ukraina saat negara itu mengalami beberapa serangan Rusia terberat dalam perang sejauh ini.
"Kami bekerja sama sangat erat dengan Jerman dalam transfer Patriot," ujarnya dalam konferensi di Kota Wiesbaden, Jerman, melansir Reuters 17 Juli.
"Panduan yang diberikan kepada saya adalah untuk pengiriman secepat mungkin," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat awal pekan ini mengumumkan sikap tegas terhadap Rusia atas perangnya di Ukraina yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun, menjanjikan rudal baru dan persenjataan lainnya untuk Kyiv.
Ia mengatakan pada Hari Selasa, beberapa rudal Patriot, yang berasal dari Jerman, sudah dalam perjalanan ke Ukraina.
Pertemuan antara negara-negara pemilik Patriot dan donor Ukraina, yang bertujuan untuk menemukan baterai pertahanan udara Patriot tambahan untuk Kyiv dan diketuai oleh Jenderal Grynkewich, kemungkinan akan berlangsung pada Rabu pekan depan, menurut sumber yang dekat dengan perundingan tersebut kepada Reuters.
Pertemuan tingkat pakar tersebut diperkirakan akan diadakan di markas militer NATO, The Supreme Headquarters Allied Powers Europe (SHAPE) di dekat Kota Mons, Belgia, menurut sumber tersebut.
Jenderal Grynkewich mengatakan, terdapat pula masalah urutan pengiriman ke Ukraina.
"Menteri Luar Negeri Marco Rubio baru saja berbicara tentang kapabilitas yang ada di Eropa (yang) dapat dipindahkan lebih cepat daripada sesuatu yang baru dari jalur produksi," ujar Jenderal Grynkewich.
"Namun, jalur produksi tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengisi kembali kapabilitas yang disumbangkan pihak lain," tandasnya.
Ia mengatakan belum mengetahui berapa banyak sistem Patriot yang mungkin akan disumbangkan untuk dikirim ke Kyiv.
"Akan ada lebih banyak lagi yang akan datang, kami akan bergerak secepat mungkin dalam hal ini," ujarnya.
Baca juga:
- Korut Ungkap Puing 'Pesawat Musuh' Jelang Peringatan 72 Tahun Gencatan Senjata Perang Korea
- Desak Israel Hentikan Kekerasan dan Cabut Blokade di Jalur Gaza, Dubes Rusia: Ini Tidak Dapat Diterima
- Presiden Korsel Perintahkan Tim Investigasi Baru Selidiki Tragedi Halloween Mematikan di Itaewon 2022
- Presiden Trump Sebut Rudal Patriot akan Tiba di Ukraina, Siapa yang Menyediakan?
Setelah pertemuan dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth di Washington pada Hari Senin, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan keputusan untuk memasok dua sistem Patriot buatan AS ke Kyiv dapat dicapai dalam beberapa hari atau minggu. Jerman sejauh ini telah menyumbangkan tiga unit Patriotnya sendiri ke Kyiv.
Ukraina menghargai sistem Patriot, yang dibuat oleh perusahaan pertahanan AS sebagai sarana paling berharga untuk mencegat rudal balistik dan hipersonik yang ditembakkan oleh Rusia.