Dampak Hujan, Banyak Jalan Rusak di Jakarta Pusat, Bahaya Bagi Pengendara
JAKARTA - Sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta Pusat alami kerusakan parah akibat guyuran hujan deras dan genangan air. Kerusakan juga diperparah karena banyaknya kendaraan tonase berat yang melintas.
Kerusakan jalan mulai dari bergelombang hingga berlubang yang dapat membahayakan pengendara.
Terpantau, kondisi jalan di belakangan kantor Presiden Republik Indonesia, Prabowo mengalami jalan bergelombang dan berlubang. Selain itu, di Jalan Gunung Sahari, satu Movable Concrete Barrier (MCB) ditempatkan di jalan utama di sisi kanan jalan.
MCB tersebut ditempatkan untuk menghindari adanya pengendara khususnya motor agar tidak terlibat kecelakaan karena jalan berlubang.
Bukan hanya berlubang, jalan tersebut juga banyak didapati batu-batu krikil kecil dari jalan yang mengelupas.
"Itu sengaja ditaruh MCB untuk menghindari kecelakaan. Sangat bahaya sekali jalan rusak seperti itu, apalagi itu yang rusak jalur kanan atau jalur cepat," ungkap Ronal (39) salah satu pengendara, Jumat, 4 Juni 2025.
Baca juga:
Ronal mengatakan, jalan-jalan yang rusak seperti ini diharapkan bisa segera diperbaiki agar tidak ada korban jiwa. Resiko tertinggi yang bisa kecelakaan adalah pengendara sepeda motor.
"Kalau mobil tidak terlalu berpengaruh besar dengan kondisi jalan yang berlubang," katanya.
Hal senada juga dikatakan Rudi (45) salah satu pengendara motor. Menurutnya, jalan rusak juga terjadi di Jalan Letjen Suprapto. Jalan bergelombang dan berlubang.
"Itu di sepanjang jalan Letjen Suprapto ada beberapa titik rusak jalannya," katanya.
Terkait maraknya fenomena jalan rusak, belum ada keterangan resmi dari Suku Dinas Bina Marga (Sudin BM) Jakarta Pusat.