Bagikan:

JAKARTA - Polres Metro Tangerang angkat bicara terkait viralnya video penangkapan seorang pegawai minimarket di atas dugaan sodomi bocah di dalam toilet yang terjadi di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Minggu, 15 Juni 2025.

"Saat ini pelaku sudah diamankan mohon waktu," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Prapto Lasono, Senin, 16 Juni 2025.

Saat dikonfirmasi mengenai korban adalah seorang laki-laki, Prapto membenarkan hal tersebut. Namun dia belum bisa menjabarkan secara rinci kronologis peristiwa tersebut.

"Minta waktu masih dalam penyelidikan, pelaku berinisial A," katanya.

Sebelumnya, Seorang oknum pegawai minimarket ternama ditangkap warga atas dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang anak laki-laki di Tangerang. Aksi penangkapan yang dilakukan warga itu viral di media sosial. Dalam video terlihat, beberapa warga nampak kesal terhadap terduga pelaku yang saat itu masih memakai seragam biru dan merah. Beruntung ada polisi yang mengamankan terduga pelaku dari amuk massa.

Dalam keterangan postingan tertulis bahwa pelaku korban merupakan pelanggan yang sedang membeli sebuah voucher game.

"Korban seorang anak laki-laki di bawah umur. Kejadian bermula ketika korban datang untuk top up game," tulis akun Instagram @tangkot24jam, dalam unggahannya, Senin, 16 Juni 2025.

Saat ingin membayar ke kasir, pelaku mengajak korban ke toilet. Ajakan itu disertai dengan iming-iming top up gratis.

"Namun saat hendak bayar, pelaku mengiming-imingi korban dengan top up gratis senilai Rp100 ribu, dengan syarat mau diajak ke toilet," kata dia.

Dugaan peristiwa cabul itu terjadi di minimarket toilet pada Minggu, 15 Juni 2025. Aksi pelaku baru diketahui setelah korban pulang ke rumah, dan orang tuanya curiga.

"Tindakan pelaku baru diketahui setelah korban pulang dan orang tuanya curiga melihatnya berjalan mengangkang," kata dia.

"Saat dicek, ternyata di lubang terdapat cairan sperma," imbuhnya.