Pemprov DKI Sediakan Daycare Anak Khusus Warga Miskin, Bakal Bangun di Tiap Kecamatan

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Anak Sejahtera (TAS) bernama Arutala di Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara.

Saat ini, telah terdapat 3 TAS di Jakarta. Pramono menargetkan TAS didirikan di tiap kecamatan.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa berkembang menjadi 44 di setiap kecamatan ada satu," kata Pramono di TAS Arutala, Kebon Bawang, Jakarta Utara, Senin, 5 Mei.

Pramono menuturkan, TAS memiliki fasilitas tempat penitipan anak atau daycare khusus warga miskin dan benar-benar tidak mampu. Sarana daycare di TAS disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Anak-anak prasejahtera yang dititipkan di TAS akan mendapat binaan belajar, hingga tanggungan makan dan minum setiap harinya. Pramono menilai, saat ini banyak orang tua dari keluarga miskin yang membutuhkan daycare namun terkendala biaya.

"Ada satu keluarga yang anaknya empat, ibunya adalah kuli mencuci, bapaknya kuli bangunan, anaknya empat. Sehingga untuk bisa memperbaiki kehidupannya mereka tentunya sangat berkeinginan untuk bisa menitipkan anaknya di tempat ini," urai Pramono.

Pemprov DKI, lanjut Pramono, bekerja sama dengan Baznas Bazis Jakarta serta dukungan corporate social responsibility (CSR) dari BUMD dalam memenuhi kebutuhan anggaran perawatan anak dan operasional TAS di Jakarta.

Sehingga, Pramono berharap keberadaan daycare TAS bisa membantu mengurangi beban biaya atas kebutuhan sehari-hari keluarga miskin di Jakarta.

"Ini akan sangat baik bagi anak-anak yang memang rata-rata dari keluarga yang sangat tidak mampu," tutur Pramono.

"Harapan saya pribadi anak ini kalau nanti begitu di SD dan SMP dan seterusnya, mereka bisa mendapatkan KJP, Kartu Jakarta Pintar. Itu betul-betul akan memotong garis ketidakberuntungan yang ada di masyarakat," tambahnya.