Bintang Al Ahli, Riyad Mahrez, Ungkap Keinginan Punya Tim Sepak Bola Bersama Istri dan Anak 

JAKARTA - Bintang sepak bola Al-Ahli, Riyad Mahrez, telah mengungkapkan keinginan tak biasa kepada sang istri, Taylor Ward. Ia mengatakan ingin memiliki tim sepak bola yang beranggotakan istri dan anak-anaknya. 

Karena permintaan itu, pasangan itu kini fokus menambah anggota keluarga. Soalnya, saat ini mereka telah bersama dengan putri mereka yang berusia dua tahun bernama Mila. Ada juga dua putri-putri Riyad, Ayla dan Inaya, dari pernikahan pertamanya dengan model Rita Johal.

"Riyad (Mahrez) pasti ingin punya tim sepak bola," kata sang istri, Taylor Ward, dikutip dari Sports Mole, Jumat, 11 April 2025. 

"Ia ayah yang brilian. Ia butuh lebih banyak anak untuk keinginannya (memiliki tim sepak bola) dan itu sudah pasti," ujarnya. 

Taylor Ward yang merupakan seorang influencer tampaknya tak terkejut dengan permintaan sang suami mengingat latar belakang keluarganya yang juga merupakan pesepak bola.

Taylor merupakan putri dari bintang Real Housewives Of Cheshire, Dawn Ward, dan mantan pemain sepak bola Ashley Ward. 

Dengan latar belakang keluarganya ini, Taylor Ward tak sulit untuk menerima Riyad sebagai bagian dari hidupnya. Keduanya menikah pada 2022 dalam sebuah upacara muslim yang intim di rumah. 

Atas permintaan sang suami yang ingin memiliki tim sepak bola bersama anak-anaknya, Tylor tak merasa keberatan. Ia bahkan mengakui siap untuk kembali memiliki bayi demi keinginan Riyad, terlebih bahwa Mila akan berusia tiga tahun pada Juli 2025 dan Taylor sudah siap kembali menghabiskan malam tanpa tidur dengan bayinya yang baru lahir.

"Saya harus mengandung anak-anak dan menjalani kehamilan, yang tidak mudah," kata Taylor. 

"Tahap bayi baru lahir jauh lebih menantang daripada yang dipikirkan orang. Malam-malam tanpa tidur itulah yang mungkin membuat saya menunda untuk segera punya anak lagi. Namun, saya jelas lebih siap sekarang daripada sebelumnya," tuturnya. 

Pasangan itu saat ini tinggal di Arab Saudi mengikuti karier Riyad Mahrez yang tengah gemilang di Al Ahli. Keduanya menetap di Dubai, tempat ibu dan ayahnya tinggal.

"Saya sangat mencintai Manchester, itu rumah saya. Jadi, kota itu akan selalu memiliki tempat yang besar di hati saya," kata Taylor. 

"Namun, Riyad berasal dari Paris. Jadi, Manchester bukanlah rumahnya dan saya tidak ingin tinggal di Paris. Jadi, saya pikir tempat seperti Dubai akan menjadi tempat yang sangat bagus bagi kami untuk menetap."

"Riyad seorang muslim dan dia berbicara bahasa Arab, dan keluarga saya tinggal di sana."

"Sekolah dan semuanya luar biasa, tetapi itu tergantung apa yang dia lakukan setelah sepak bola dan ke mana hal itu membawa kami," ujarnya.

Bagi Taylor, di mana pun Riyad dan 'tim sepak bola' anak-anak mereka berada, di sanalah rumahnya.

"Selama kami semua bersama, kami akan bahagia," tutur Taylor Ward lagi.