Putin Tawarkan Kerja Sama ke Pemimpin Suriah, Dukung Upaya Stabilisasi Negara
JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim pesan kepada Presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa soal dukungan menstabilkan situasi di negara itu. Rusia disebut Putin siap untuk terlibat dalam "kerja sama praktis”.
Putin mengonfirmasi "kesiapan” Rusia yang berkelanjutan untuk mengembangkan kerja sama praktis dengan para pemimpin Suriah dalam seluruh rangkaian isu dalam agenda bilateral “guna memperkuat hubungan Rusia-Suriah yang selama ini bersahabat," mengutip pernyataan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebagaimana dilansir Reuters, Kamis, 20 Maret.
Suriah telah diguncang gelombang pembunuhan sektarian. Kremlin mengatakan awal bulan ini bahwa mereka ingin melihat Suriah yang bersatu dan "bersahabat" karena ketidakstabilan di sana dapat memengaruhi seluruh Timur Tengah.
Rusia yang memiliki dua pangkalan militer penting yang strategis di Suriah, merupakan salah satu pendukung utama mantan Presiden Bashar al-Assad, yang melarikan diri ke Rusia setelah ia digulingkan pada Desember 2024.
Baca juga:
- Iran Masih Pertimbangkan Peluang dan Ancaman terkait Surat Trump Desak Negosiasi Nuklir
- Total 5 Staf UNRWA Tewas di Tengah Serangan Israel ke Gaza
- PM Inggris Starmer Cek Kapal Selam Nuklir Sebelum Perundingan Militer untuk Ukraina
- Galang Dukungan, Presiden Ukraina Zelenskyy Tiba di Norwegia Usai Kunjungan ke Finlandia