Terinspirasi Ronda Rousey, Glorinha Tinggalkan Dunia Modelling demi Geluti UFC

JAKARTA - Gloria 'Glorinha' de Paula memutuskan untuk berhenti dari dunia modelling untuk mengejar karier di dunia tarung bebas. Namun, dalam debutnya di UFC, Glorinha mengalami kekalahan.

Model cantik asal Brasil berusia 25 tahun itu kalah dari petarung keturunan Korea-Amerika Jinh Yu Frey (35). Glorinha kalah dengan keputusan bulat di UFC Fight Night 187 di Enterprise, Nevada, AS, pada 13 Maret kemarin.

Meskipun mengalami kekalahan, Glorinha meyakinkan bahwa dia senang dengan pergerakan kariernya. Apalagi, dia memutuskan untuk mencari nafkah di dalam oktagon dan bukan di depan lensa kamera lagi.

Putri fotografer, Glorinha telah bekerja sebagai model sejak dia masih kecil. Namun, dengan cepat dia menemukan hasratnya untuk bertarung ketika dia berusia 17 tahun dan mengambil kelas Muay Thai agar tetap bugar.

"Saya sangat jatuh cinta dengan Muay Thai sehingga saya memutuskan untuk mencari nafkah dari pertarungan," kata Glorinha kepada media Brasil.

"Pelatih saya menyarankan saya untuk pindah ke MMA karena saya akan memiliki lebih banyak kesempatan. Itulah yang saya lakukan."

Glorinha mengatakan, titik balik utama baginya adalah ketika dia secara pribadi melihat Ronda Rousey mengalahkan Bethe Correia hanya dalam 34 detik di UFC 190 di Rio de Janeiro, Brasil, pada Agustus 2015.

"MMA 'meledak' karena keberadaan dia. Saya pikir saya tiba pada waktu yang tepat," dia berkata. 

Pertarungan profesional pertama Glorinha terjadi pada Juli 2017, ketika ia mengalahkan lawannya Thuany Valentim Fernandes dengan TKO (pukulan) di Batalha MMA 8.

Usai mengalahkan Pauline Macias dengan keputusan bulat, dia disewa UFC dalam acara realitas milik Presiden UFC Dana White Contender Series.

Sampai saat ini, dia memiliki rekor lima kemenangan, tiga kekalahan dan tidak ada hasil imbang termasuk pertarungan terbarunya dalam debut UFC-nya