Capres Prabowo Janjikan Pabrik Hilirisasi Sawit di Riau
PEKANBARU - Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam orasi politiknya berjanji akan membangun pabrik hilirisasi yang menghasilkan produk turunan kelapa sawit saat berkampanye di Gedung Olahraga Sudirman di Kota Pekanbaru, Riau.
"Kita tidak ingin hasil kekayaan alam kita dijual dengan harga murah. Kita akan hilirisasi kekayaan alam kita. Hasil tambang, mineral, kepala sawit. Di Indonesia khususnya Riau yang merupakan penghasil sawit, kita bangun pabrik pengelolaan kelapa sawit," kata Prabowo di hadapan ribuan pendukungnya dilansir ANTARA, Selasa, 9 Januari.
Selama ini, kata dia, Indonesia hanya mengekspor bahan baku kelapa sawit dengan harga murah. Dengan dibangun pabrik hilirisasi ini produk-produk turunan bahan baku kelapa sawit memiliki nilai jual yang lebih tinggi
Program ini diyakininya akan meningkatkan kesejahteraan petani dan menyasar masyarakat secara luas. "Kita harus berpihak kepada rakyat, terutama di lapisan paling lemah, para petani harus kita bantu, kemiskinan harus kita hilangkan dari Indonesia ini," kata dia.
Baca juga:
- Sarkas Prabowo ke Anies soal Nilai 11 dari 100: Alhamdulillah, Itu Luar Biasa dari Orang yang Saya Beri Kebaikan
- Ganjar soal Bansos Disebut Wapres Melestarikan Kemiskinan: Kita Perlu KTP Sakti
- Kasus Roy Suryo Tuding Gibran Dibantu Alat Dengar Saat Debat Cawapres, Polri Periksa 4 Ahli
- PVMBG: Status Gunung Marapi Naik ke Level Siaga
Selain itu, jika terpilih nanti dia menjanjikan Indonesia memproduksi mobil listrik sendiri karena generasi penerus bangsa dinilai mampu untuk melakukan itu. "Kita akan bikin mobil listrik, semuanya potensi itu ada di depan mata kita, saya yakin kita mampu melakukannya," kata dia.
Untuk itu, Prabowo meminta dukungan dari seluruh masyarakat Riau untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029.
"Makanya saya minta dukungan, saya minta Riau menang besar. Jangan dengar orang-orang yang berusaha menghasut, jangan mau diadu domba, Indonesia harus rukun, bekerjasama, berkolaborasi," ucap dia.