Ganjar-Mahfud Disalip AMIN di Litbang Kompas, Hasto: Survei Itu kan Sangat Dinamis

JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto tetap yakin pasangan nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD moncer di Pilpres 2024. Survei yang ada disebutnya masih dinamis dan bisa berubah.

Hal ini disampaikan Hasto menanggapi hasil survei terbaru Litbang Kompas pada hari ini, Senin, 11 Desember. Disebutkan elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud kini disalip Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau AMIN.

“Survei itu kan sangat dinamis, itu kan di Jawa Tengah kami baru saja install pasukan,” kata Hasto kepada wartawan di Banten, Jawa Barat, Senin, 11 Desember.

Hasto menerangkan PDIP baru saja mengumpulkan kadernya di 18 provinsi untuk memenangkan Ganjar-Mahfud. Sehingga, dia yakin suara di sana bisa menjadi modal kuat untuk meraih kemenangan.

Apalagi, angka masyarakat yang belum menentukan pilihan masih cukup tinggi berdasarkan survei Litbang Kompas. “Jadi kemarin, dua hari yang lalu kami mengumpulkan seluruh DPD PDI Perjuangan di 18 provinsi yang kami menang tahun 2019. Ini modal yang sangat kuat,” tegasnya.

Sementara untuk di Jawa Tengah, Hasto juga punya keyakinan suara untuk pasangan yang didukungnya itu akan mencapai 62 persen. “Maka ini merupakan bagian dari dinamika,” ungkapnya.

“Tetapi undecided, yang belum memilih itu kan masih sangat tinggi (berdasarkan Litbang Kompas, red) 28 persen,” sambung Hasto.

Diberitakan sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas tiga calon di Pilpres 2024. Hasilnya, pasangan nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka moncer di urutan pertama.

Survei itu menyebut pasangan Prabowo-Gibran elektabilitasnya mencapai 39,3 persen. Sementara elektabilitas Anies Baswedan-Muhimin Iskandar sebesar 16,7 persen.

Kemudian di peringkat ketiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD hanya mendapat elektabilitas 15,3 persen. Sedangkan pemilih yang masih bimbang atau undecided voters mencapai 28,7 persen.

Sementara untuk survei calon presiden (capres) tanpa pasangan terjadi perubahan. Elektabilitas Prabowo mencapai 39,7 persen; Ganjar 18 persen; dan Anies 17,4 persen.

Begitu pula dengan elektabilitas cawapres. Gibran paling unggul dengan elektabilitas sebesar 37,3 persen; Mahfud MD 21,6 persen; dan Muhaimin Iskadar 12,7 persen.