Profil Helena Lim, Crazy Rich PIK yang Dapat Vaksin COVID-19 Tahap Pertama

JAKARTA - Pemberian vaksin COVID-19 untuk tenaga kesehatan sedang berlangsung di berbagai daerah saat ini. Pemerintah mengutamakan mereka yang berjuang di garda terdepan sebagai penerima vaksin tahan pertama. Salah satu selebgram dan YouTuber dari Pantai Indah Kapuk, Helena Lim turut menerimanya. 

Senin, 8 Februari, Helena yang tenar dengan sebutan Crazy Rich PIK mengunggah insta story di Instagram pribadinya @helenalim899 saat proses dia antri hingga mendapat vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dia datang bersama dengan saudara kandungnya untuk menerima vaksin. 

Unggahan tersebut kemudian diunggah ulang di akun twitter @ekurnia82. Lalu menjadi viral karena dipertanyakan urgensinya dalam menerima vaksin tahap pertama. "Semoga ada klarifikasinya dari @dinkesJKT karena TKP nya ada di Puskesmas Kebonjeruk. Ngaku2 bagian dari pekerja medis ternyata selebgram!," tulisnya. 

Unggahan tersebut bisa dipahami karena selama ini Helena Lim lebih terkenal sebagai sosialita yang menjuluki dirinya sebagai Crazy Rich Pantai Indah Kapuk. Helena juga mengunggah enam video lewat kanal YouTube Helena Lim. 

Dalam video tersebut Helena lebih banyak menampilkan diri sebagai penyanyi yang merilis single berjudul Pasrah pada 19 November 2019. Dalam video klip tersebut, Helena menampilkan mobil mewah dan koleksi tas mahal. 

Selain sebagai penyanyi, Helena menampilkan citra orang kaya dengan merilis video mengendarai mobil mewah.  "Halo sahabat Helena Lim! Aku di juluki Helena Lim Si Crazy Rich Pantai Indah Kapuk nih, Menurut kamu gimana.????????? Kalau Aku sih maunya, bisa menjadi inspirasi dan aura yang baik buat setiap orang. Tetap semangat, jangan pantang menyerah, kerja keras, dan jangan lupa berbuat kebajikan dan berdoa setiap hari," tulis Helena di kolom keterangan video yang diunggah 24 November 2019. 

Kemewahan lain ditunjukkan Helena saat menggelar pesta ulang tahun. Helena nampak menjadi pusat perhatian dari acara yang digelar sembali merilis single lagu Pasrah. Bukan cuma teman sosialita, beberapa artis juga tampil mengisi acara dan menjadi tamunya antara lain Mike Lewis, Mey Chan, Yuni Shara, dan Iis Dahlia.

Selain video yang menunjukkan kemewahan, Helena juga merilis kegiatan sosial bersama Aming. Mereka memberikan hiburan dan santunan kepada anak-anak penderita kanker yang sedang menjalani perawatan. 

>

Tak cuma 'pamer' kekayaan lewat sosial media pribadinya, Helena Lim juga pernah tampil di televisi untuk memperkenalkan diori. Helena Lim merupakan pecinta adibusana dan tergabung dalam klub mobil mewah McLaren. Kemewahan barang milik Helena pernah juga disiarkan di televisi. Mulai dari jam tangan hingga tas. Akan tetapi, tayangan tersebut mendapatkan teguran Komisi Penyiaran Indonesia. 

"Dinilai telah melanggar aturan dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012 dengan menampilkan koleksi barang mewah milik an. Helena Lim," tulis akun Instagram @kpipusat pada 5 Agustus 2020.

Selama ini tidak ada video maupun unggahan di instagramnya Helena Lim yang menunjukkan pekerjaannya.  Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristi Wathini mengatakan, Helena bekerja di apotek dan saat divaksin membawa keterangan bekerja di apotek sebagai penunjang. 

Belum diketahui pasti apakah Helena Lim memiliki latar belakang atau bekerja sebagai apoteker atau tenaga kefarmasian. Apalagi dalam video tersebut Helena mengaku senang bisa mendapat vaksin karena akhirnya bisa jalan-jalan lagi. Padahal prioritas pemberian vaksin ini adalah untuk memberi kenyamanan tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat. 

Sementara Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi menegaskan pemilik apotek bukanlah sasaran prioritas vaksinasi tahap pertama jika tidak memiliki gelar di bidang kesehatan. "Pemilik apotek tanpa gelar apoteker tidak bisa divaksin duluan," kata Nadia saat dikonfirmasi VOI, Senin, 8 Februari.

Pernyataan itu menyulut kemarahan netizen. Karena itu netizen langsung menyerbu kolom komentar di YouTube Helena Lim. "Oh ini tuh petugas nakes? Lulusan farmasi mana?," Reni Anggrayani.