Robert Priantono Bantah Tudingan Kepemilikan Jet Pribadi yang Digunakan Brigjen Hendra Kurniawan

JAKARTA - Pengusaha Robert Priantono Bonosusatya membantah soal tudingan keterlibatannya di balik penggunaan jet pribadi oleh Brigjen Hendra Kurniawan. Alasannya, pesawat yang digunakan untuk menuju Jambi itu bukanlah miliknya.

"Itu tidak benar, tidak ada (kepemilikan jet pribadi, red)," ujar Robert saat dikonfirmasi, Selasa, 20 September.

Tapi, dia mengaku memang mengenal sosok Brigjen Hendra Kurniawan. Bahkan, perkenalannya dengan perwira tinggi Polri itu sudah terjalin cukup lama.

"Sudah tujuh tahun (kenal Brigjen Hendra Kurniawan)," ungkapnya.

Di sisi lain, saat disinggung mengenai akankah mengambil langkah hukum soal tudingan keterlibatannya dalam konsorsium 303 dan kepemilikan jet pribadi itu, Robert menyebut belum terpikirkan.

Sejauh ini, dia hanya akan mengamati perkembangan isu yang menyeret namanya. Kemudian, baru akan menentukan langkah yang akan diambil.

"Belum (langkah hukum). Biar saja dulu," kata Robert.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso sempat menyebut ada informasi mengenai kepemilikan pribadi yang dipakai oleh Brigjen Hendra Kurniawan. Pesawat itu terdata dengan nomor Jet T7-JAB.

Menurutnya, pesawat itu diketahui sering digunakan oleh Andrew Hidayat, bos PT MMS Group Indonesia, yang juga mantan narapidana kasus korupsi dan Yoga Susilo, Direktur Utama PT Pakarti Putra Sang Fajar dalam penerbangan bisnis Jakarta-Bali.

“IPW mencium aroma amis keterlibatan RBT dan Yoga Susilo dalam kasus Sambo dan Konsorsium 303. Lantaran, selain RBT, nama Yoga Susilo, Direktur Utama PT Pakarti Putra Sang Fajar muncul dalam struktur organisasi Kaisar Sambo dan Konsorsium 303, sebagai Bos Konsorsium Judi Wilayah Jakarta,” kata Sugeng

Menurut Sugeng, nama RBT alias Bong, dalam catatan IPW adalah Ketua Konsorsium Judi Online Indonesia yang bermarkas di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, atau hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri.

Sehingga, IPW meminta timsus bentukan Kapolri perlu menelusuri hubungan antara Kaisar Sambo, dana judi online sebesar Rp155 Triliun milik Konsorsium 303, dengan RBT dan YS dalam kaitan pemberian dukungan kepada pencalonan capres tertentu pada 2024 dimana Ferdy Sambo ingin menjadi Kapolrinya.