Sahroni Sindir Tak Ada BUMN Sponsori Formula E: Maaf, BUMN Bagian dari Republik Indonesia kan Ya?

JAKARTA - Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee) Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni menyindir Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak memberikan sponsor apa pun untuk perhelatan Formula E.

Dalam akun Instagramnya, Sahroni menyebut panitia pun membayar pasokan listrik yang bersumber dari PLN. Padahal, kata dia, Formula E digelar bukan hanya diperuntukkan bagai Jakarta, namun juga membawa nama Indonesia.

"BUMN tidak berikan sponsor apapun. PLN untuk kelistrikan juga kami bayar full. Maaf nih, BUMN itu kan bagian dari Republik Indonesia kan ya?" ucap Sahroni dalam akun Instagram ahmadsahroni88," Kamis, 2 Juni.

"Kami enggak ngotot minta (sponsor), tapi ngotot untuk jadi bagian Indonesia," lanjutnya.

Beberapa waktu lalu, Ahmad Sahroni sempat mengaku pihaknya berharap Menteri BUMN Erick Thohir untuk memberikan sponsor lewat salah satu perusahaan pelat merah tersebut.

Saat itu, Sahroni sudah menemui Erick Thohir secara langsung untuk memberikan proposal pengajuan sponsor. Proposal itu diberikan pada tanggal 9 Mei lalu.

Sahroni menilai, perusahaan pelat merah ini perlu berpartisipasi dalam pembiayaan Formula E. Sebab balapan mobil listrik ini merupakan event internasional yang disiarkan di berbagai negara.

Namun, pada H-3 penyelenggaraan balapan, Sahroni mengaku legawa jika pada akhirnya tidak ada BUMN yang mau mensponsori Formula E.

"Yang pasti, BUMN per hari ini belum memberikan sponsornya. Ya sudah, lah, kalau enggak dikasih. Mau diapain? Enggak dipaksa," ucap Sahroni di kawasan Ancol, Rabu, 1 Juni.

Kini, Panitia Pelaksana (Organizing Committee) akhirnya merilis daftar sponsor lokal penyelenggaraan Formula E Jakarta. Dari puluhan perusahaan, tak tercantum badan usaha milik negara (BUMN) sebagai sponsor gelaran balap pada 4 Juni mendatang.

Kini, puluhan sponsor lokal itu telah terpampang dalam situs web resmi Formula E Jakarta, jakartaeprixofficial.com. Pihak sponsor tersebut merupakan perusahaan yang berkecimpung diberbagai industri. Semisal, perusahaan perbankan, minuman, hingga alat kecantikan.

Terdapat satu anak usaha BUMN dari Pertamina yang terlibat dalam gelaran Formula E, yakni PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI). Namun, PT KPI hanya melakukan kerja sama pasokan bahan bakar hijau (renewable diesel) untuk generator set bagi electric vehicle (EV) untuk para pembalap.