Indahnya Perjalanan Mualaf Giovanni Tobing: dari Cinta, Tak Bisa Wudhu, Sampai Rajin Tahajud

JAKARTA - Pemain sinetron Giovanni Tobing menceritakan kisah perjalanan mualafnya kepada Arie Untung. Mengaku bukan pemuda yang relegius, dia pindah agama Islam dengan enteng karena cinta. Dia menjadi mualaf demi menikahi Dewi Ariani.

Giovanni secara resmi menjadi mualaf saat membaca syahadat di akad nikah. Setelah menikah, Giovanni mengaku belum sepenuhnya menjalani kewajiban sebagai muslim. "Gue menganggap awalnya masuk islam sebagai akses untuk menikahi dia. Biar sah aja," katanya dikutip dari YouTube Cerita Untungs, dikutip Kamis, 13 Januari.

Orang tua Dewi, lanjutnya, menganjurkan dia menjadi mualaf agar pernikahan lancar. "Bapak dan Mamanya Dewi mengarahkan (supaya kita) sama-sama Muslim. Jadi, gue yang pindah," tuturnya.

Permintaan itu disanggupinya tanpa ragu. Dia merasa bukan sosok yang religius sehingga bisa pindah agama dengan mudah.

"Gue dari dulu sebenernya enggak concern sama agama. Gue bukan seorang pemuda yang religius lah. Cuma karena nikah harus serius, gue tanya dahulu, 'Apakah gue nikahin anak lo ini bisa beda agama kah, dia bisa ke Kristen, atau apa gue harus ke muslim? Jawaban bapak dan mamanya Dewi mengarahkannya sama-sama muslim. Gue punya opsi-opsi ini, enggak masalah," ucapnya.

Tapi setelah menjadi mualaf, perjalanan spiritualnya berubah. Seolah keadaan mngantarnya untuk belajar agama lebih dalam. Awalnya, Giovanni mengaku tidak bisa berwudhu sehingga kesulitan untuk beribadah salat.

"Tapi, wudhunya gimana caranya? Masa gue taruh handphone terus gini," ujarnya.

Seolah mendapat jawaban, Baim Wong datang membantu mengajarinya cara berwudhu tanpa diminta. "Baim Wong bilang, 'bro kita salat yuk? Ntar wudhunya gue ajarin lu ikutin gue aja', gimana caranya bro? Gue gak minta," katanya.

Setelah kejadian tersebut, Dewi Ariani menyebut Giovanni Tobing tidak pernah bolos ibadah salat. "Sampai sekarang, dia ini enggak bolos lho. Sampai tahajud," ucapnya.