Wagub Riza: Pemprov DKI Serius Melakukan Program Pengendalian Banjir

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakata Ahmad Riza Patria mengklaim Pemprov DKI serius dalam melakukan upaya pencegahan hingga pengendalian banjir di Ibu Kota.

Hal ini, kata Riza, dibuktikan dalam pengadaan anggaran program Dinas Sumber Daya Air yang lebih tinggi dari daerah lain.

"Prinsipnya Provinsi DKI Jakarta fokus serius sungguh-sungguh melakukan program-program pencegahan pengendalian banjir. Kami termasuk pemerintah yang menganggarkan tinggi untuk pencegahan pengendalian banjir," kata Riza di Balai Kota DKI, Jumat, 12 November.

Riza menjabarkan, sejumlah program penanganan banjir tersebut di antaranya normalisasi sungai, pembuatan sumur resapan, program Gerebek Lumpur, pembangunan waduk, pembuatan kolam olakan, hingga pengerahan pompa air saat hujan tiba.

Terkait sumur resapan, Riza mengaku gagasan ini cukup efektif dalam menampung genangan. "Sejauh ini, kalau teman-teman lihat, hasil sumur resapan kan cukup efektif. Kalau terjadi genangan, cepat surut," ujar dia.

Sementara terkait normalisasi, saat ini proses pembebasan lahan di pemukiman bantaran sungai untuk normalisasi masih berproses. Anggarannya juga sudah disiapkan.

Ia menjelaskan, ada pembebasan lahan 19 bidang di Kali Ciliwung, 151 bidang di Kali Rajawati, 18 bidang di Kali Pesanggrahan, 68 bidang di Kali Sunter, lalu 20 bidang di Kelurahan Pondok Bambu.

Selanjutnya, ada pula pembebasan lahan 3 bidang di Cipinang Muara, 10 bidang di Jalan Genceng, 1 bidang di Kali Kramat, dan 3 bidang lainnya yang sedang dalam proses musyawarah.

"Jadi, komitmen Provinsi DKI Jakarta sangat besar terhadap pencegahan pengendalian banjir di DKI Jakarta," ujar Riza.

"Anggaran yang ada selalu kita tingkatkan. Memang, di tahun 2020-2021 ada pengurangan akibat refocusing, akibat Pandemi COVID-19 ada beberapa kegiatan karena keterbatasan dana, itu dikurangi dan diteruskan di tahun berikutnya," tambahnya.