Bagikan:

JAKARTA - Roblox Corporation mengumumkan peluncuran dua jenis akun berbasis usia, yakni Roblox Kids dan Roblox Select, untuk pengguna anak hingga remaja.

Roblox Kids ditujukan bagi pengguna berusia 5–12 tahun, sementara Roblox Select untuk usia 13–15 tahun. Pembaruan ini sejalan dengan implementasi Peraturan Pemerintah tentang pelindungan anak di ruang digital atau PP Tunas di Indonesia.

Melalui pembaruan ini, Roblox akan menggabungkan berbagai sarana kontrol termasuk pengecekan usia, pengaturan mendasar yang disesuaikan dengan tiap akun, rating konten, hingga kontrol orang tua yang diperluas.

Khususnya untuk akun pengguna berusia di bawah 16 tahun, mereka akan membutuhkan persetujuan orang tua yang terverifikasi (verified parental consent/VPC), dan akun pengguna di bawah 16 tahun yang belum diverifikasi oleh orang tua atau wali tidak akan memiliki akses terhadap fitur chat maupun gim dengan rating Moderate ke atas.

Khusus untuk akun Roblox Kids:

  • Hanya dapat mengakses gim dengan label konten Minimal atau Mild, serta telah melalui proses seleksi dalam tiga tahap
  • Semua mode komunikasi tidak dapat diakses secara bawaan
  • Desainnya akan memiliki warna yang unik di keseluruhan aplikasi yang menandak anbahwa ini merupakan akun Roblox Kids

Khusus untuk akun Roblox Select:

  • Hanya dapat mengakses gim dengan label konten yang mencakup Moderate, serta telah melalui proses seleksi dalam tiga tahap
  • Hanya dapat mengobrol dengan teman tepercaya (trusted friends) dengan persetujuan orang tua
  • Desainnya akan memiliki warna yang unik di keseluruhan aplikasi yang menandakan bahwa ini merupakan akun Roblox Select

Sistem akun ini akan menyesuaikan secara otomatis seiring pertumbuhan pengguna. Akun Roblox Kids akan berubah menjadi Roblox Select saat pengguna mencapai usia 13 tahun, dan menjadi akun standar pada usia 16 tahun.

Sedangkan pengguna yang belum menyelesaikan verifikasi usia hanya dapat mengakses gim kategori Minimal atau Mild tanpa fitur komunikasi.

Roblox juga menerapkan proses seleksi konten berkelanjutan untuk pengguna di bawah 16 tahun, termasuk verifikasi developer, evaluasi konten real-time, serta pemberian label kedewasaan.

Selain itu, perusahaan turut memperluas kontrol orang tua, seperti pemblokiran gim individual, pengaturan chat, hingga pembatasan waktu bermain dan pembelian.

Kedua akun ini dijadwalkan meluncur awal Juni dengan pengaturan konten, komunikasi, dan kontrol orang tua yang disesuaikan dengan usia pengguna.