Basmi Virus dan Bakteri Penyakit Lewat Robot Sinar Ultraviolet
Pengoperasian robot sinar ultraviolet (dok. Surgika Alkesindo)

Bagikan:

JAKARTA - Berdasarkan jurnal kesehatan yang diterbitkan pada Pubmed tahun 2018, virus dan bakteri bisa bertahan cukup lama dalam ruangan dan peralatan medis. Hal ini tentu menjadi masalah serius di tengah pandemi COVID-19.

Pasalnya banyak rumah sakit maupun akses ruang publik seperti bandara dan ruang perkantoran yang bisa menjadi tempat kontaminasi dari patogen berbahaya. Oleh karenanya Surgika Alkesindo (SA) memperkenalkan sebuah teknologi terkini disinfeksi peralatan kesehatan, Mediland Hyperlight Disinfection Robot.

 

Mediland Hyperlight Disinfection Robot (dok Surgika Alkesindo)

Sebuah robot, yang difasilitasi dengan teknologi disinfeksi sinar Ultraviolet Germicidal Irradiation (UVGI). Melalui gelombang sinar ultraviolet, robot ini bisa membnuh atau menonaktifkan mikro organisme seperti virus dan bakteri yang berbahaya. 

"Virus dan bakteri menyebabkan semakin tinggi bahaya kontaminasinya di rumah sakit maupun area publik yang biasa disebut Healthcare-Associated Infection (HAI), pada setiap peralatan kesehatan. Terlebih saat ini di seluruh dunia dan Indonesia khususnya sedang berpacu dengan waktu mengatasi pandemi Covid-19, strain virus corona yang sangat mudah menular," kata Dr Handy Gunawan, Direktur Utama Surgika Alkesindo dalam keterangannya yang diterima VOI, Sabtu, 9 Mei.

Dijelaskan dr Handy, robot disinfeksi ini bisa di tempatkan pada ruang pelayanan atau ruang ganti petugas medis di rumah sakit atau klinik. Tujuannya untuk mensterilkan ruangan tempat petugas medis membuka Alat Pelindung Diri (APD), di mana lokasi itu bisa sangat rentan terjadi infeksi virus.

Apalagi petugas medis diharuskan mengganti APD setidaknya beberapa jam sekali, untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kontaminasi virus dan bakteri. Hal ini tentu membahayakan keselamatan para dokter dan perawat yang bertugas, begitu pula dengan pasien yang sedang dirawat.

"Berdasarkan Jurnal of Virological Methods, penyinaran UVC selama 15 menit juga bisa membuat virus SARS dan turunannya yakni SARS-CoV-2 atau coronavirus sepenuhnya non-aktif," imbuhnya.

Cara kerja sinar UV membunuh virus dan bakteri penyakit (dok. Surgika Alkesindo)

 

Berbekal temuan tersebut, pengoperasian Mediland Hyperlight Disinfection Robot bisa bermafaat tak hanya di area rumah sakit atau klinik, tetapi juga di fasilitas umum seperti bandara, terminal MRT dan gedung-gedung perkantoran. Hal ini pula yang mendorong aktivitas sterilisasi baik sebelum maupun sesudah meninggalkan area tersebut.

"Robot ini bisa menjadi solusi alternatif yang aman untuk keperluan sterilisasi, baik di rumah sakit dan instansi perkantoran saat pandemi Covid-19 dan juga masa yang akan datang," tutup dr Handy.