JAKARTA – Xiaomi Indonesia memperkenalkan Xiaomi Tag, alat cerdas yang dapat melacak keadaan barang. Perangkat ini dirancang untuk menjaga keamanan benda seperti kunci, tas, hingga koper pengguna.
Alat ini bekerja seperti pelacak populer buatan Apple, yakni AirTag. Namun, perangkat ini lebih unggul karena mendukung ekosistem Apple dan Google. Artinya, perangkat ini dapat bekerja dengan aplikasi Find My dan Android Find Hub.
Ini memungkinkan pengguna dengan berbagai tipe ponsel memantau lokasi barang mereka secara akurat. Kehadiran perangkat ini sesuai dengan fokus Xiaomi dalam mengembangkan ekosistem AIoT, yakni memastikan setiap perangkat dapat terintegrasi dengan rutinitas harian.
"Setiap perangkat AIoT Xiaomi dirancang agar relevan dengan rutinitas pengguna, khususnya di tengah gaya hidup modern yang terus berkembang," kata Marketing Director Xiaomi Indonesia Andi Renreng dalam keterangan yang VOI terima pada Selasa, 3 Maret.
BACA JUGA:
Perangkat baru ini dilengkapi remote item finding yang dapat digunakan untuk mengeluarkan suara saat berada dalam jangkauan Bluetooth. Selain itu, ada fitur Lost Mode yang membantu penemu barang untuk menghubungi pemilik melalui informasi kontak yang tersemat.
Keamanan privasi juga menjadi prioritas dengan adanya sistem peringatan otomatis jika ada pelacak tak dikenal yang mengikuti pengguna. Desainnya sangat ringkas dengan bobot hanya 10 gram sehingga tidak membebani gantungan kunci atau tas.
Daya tahan perangkat ini didukung oleh baterai CR2032 yang diklaim mampu bertahan selama lebih dari satu tahun. Sertifikasi IP67 juga memastikan Xiaomi Tag tetap tangguh meskipun terkena debu maupun cipratan air.