Bagikan:

JAKARTA - Xiaomi sedang merencanakan chip generasi berikutnya untuk smartphone, yang telah dikonfirmasi oleh eksekutif puncak perusahaan. Namun, eksekutif tersebut mengklarifikasi bahwa perusahaan ponsel asal China itu tidak akan merilis SoC (System-on-Chip) baru setiap tahun seperti yang dilakukan Apple. Xiaomi Xring 01 yang debut pada awal tahun ini, tepatnya bulan Mei, eksklusif hanya untuk Xiaomi 15S Pro.

Xiaomi membuat debut yang cukup baik dengan chip buatan mereka, Xring 01. Chip ini eksklusif untuk Xiaomi 15S Pro dan berhasil mencetak skor lebih dari tiga juta dalam benchmark AnTuTu, bersaing ketat dengan para kompetitor. Tampaknya tidak ada kata berhenti sekarang, karena Xiaomi sedang mengerjakan chip generasi berikutnya untuk smartphone mereka, seperti yang dikonfirmasi oleh eksekutif top merek tersebut kepada CNBC. Chip ini kemungkinan akan menjadi XRing 02. Namun, perusahaan tidak akan merilis chip baru setiap tahun seperti Apple.

Xu Fei, wakil presiden Xiaomi, merinci ambisi perusahaan dalam bidang semikonduktor, termasuk peta jalannya. Xiaomi bertujuan untuk memperluas pangsa pasar global, terutama di segmen kelas atas. XRing 01 adalah langkah pertama mereka ke arah ini. Chip ini didasarkan pada proses manufaktur 3nm dan mampu bersaing ketat dan berdiri sejajar dengan para pesaingnya.

Sebelumnya, Xiaomi berkomitmen untuk menginvestasikan setidaknya 50 miliar yuan (sekitar 7 miliar dolar AS) dalam 10 tahun ke depan untuk mengembangkan chip internal mereka.

Tidak Ada Rilis Tahunan Seperti Kompetitor

Berbicara tentang masa depan, Xu Fei mengatakan bahwa Xiaomi "sedang merencanakan" untuk chip generasi berikutnya. Namun, ia menyatakan bahwa perusahaan tidak akan merilis SoC baru setiap tahun seperti Apple, Qualcomm, dan MediaTek. "Kami adalah pendatang baru di sini, kami perlu belajar dan kami perlu membuat rencana," kata Xu.

Eksekutif puncak tersebut juga merinci bagaimana perusahaan akan menentukan jadwal rilis chip dan hubungannya dengan pengembalian investasi. Fei mencatat bahwa perusahaan sadar mereka perlu bersabar setidaknya selama sepuluh tahun agar bisnis SoC bisa mencapai titik impas. Ini berarti fokus awal mereka adalah menawarkan pengalaman premium. "Jadi untuk pertama kalinya, kami hanya perlu memastikan pengalamannya cukup baik, performanya cukup baik," kata eksekutif Xiaomi kepada CNBC.

Ponsel Xiaomi saat ini menggunakan chip dari Qualcomm dan MediaTek untuk sebagian besar modelnya. Seri Xiaomi 17 menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang baru, sementara lini Xiaomi 15T menggunakan chip MediaTek. Xu Fei mencatat bahwa perusahaan akan terus menggunakan chip Qualcomm dan MediaTek bahkan saat mereka terus mengembangkan chip internal.

"Bagi Qualcomm, MediaTek, mereka adalah mitra yang super, sangat baik. Kami telah bekerja sama dengan mereka selama 15 tahun, jadi kami akan melanjutkan jalur ini. Dan pada saat yang sama, kami akan memilih produk yang tepat untuk mencoba chipset kami sendiri. Kami akan menggunakan dua solusi secara bersamaan. Jadi kami sudah memperjelas kepada mitra kami, jangan terlalu khawatir sama sekali," ujar Xu Fei.