JAKARTA - CEO Apple, Tim Cook, memberi sinyal kuat bahwa kecerdasan buatan akan menjadi pilar utama masa depan Apple, menjelang perayaan ulang tahun perusahaan yang ke-50 pada 2026. Pernyataan ini memicu spekulasi luas tentang perubahan besar strategi AI Apple, termasuk rumor peluncuran Siri versi baru yang ditenagai teknologi Gemini.
Dalam laporan yang dikutip dari Bloomberg, Tim Cook menyampaikan rencana tersebut saat pertemuan internal seluruh karyawan Apple. Ia menanggapi kekhawatiran terkait agresivitas para pesaing yang lebih dulu meluncurkan perangkat dan layanan berbasis AI generatif.
Cook menyebut Apple akan menghadirkan kategori produk dan layanan baru yang sepenuhnya dimungkinkan oleh AI. Ia menegaskan keyakinannya bahwa Apple berada pada posisi terbaik untuk menghadirkan kecerdasan buatan yang benar-benar bermakna bagi pengguna, bukan sekadar fitur tambahan.
BACA JUGA:
Apple selama ini dinilai tertinggal dalam perlombaan AI. Peluncuran Apple Intelligence belum memenuhi ekspektasi banyak pengguna, bahkan untuk fungsi dasar. Untuk tugas yang lebih kompleks, Apple masih bergantung pada integrasi dengan ChatGPT milik OpenAI, sebuah kondisi yang menimbulkan kritik tajam terhadap arah AI perusahaan.
Pernyataan Tim Cook menjadi menarik karena bertepatan dengan momen penting Apple. Perusahaan asal Cupertino itu akan merayakan ulang tahun ke-50 pada 1 April 2026. Waktu tersebut disebut-sebut sejalan dengan rencana Apple meluncurkan pembaruan besar Siri yang ditenagai model AI Gemini.
Sebelumnya, Mark Gurman, pembocor dari Bloomberg, melaporkan bahwa Apple berpotensi mengumumkan Siri berbasis Gemini pada paruh kedua Februari, sebelum dirilis secara luas sekitar Maret atau awal April. Jika benar, pembaruan ini akan menjadi simbol transformasi besar Apple tepat di momen setengah abad perjalanannya.
Apple dan Google telah menjalin kerja sama strategis terkait AI. Berbeda dari kesepakatan sebelumnya di mana Google membayar Apple untuk menjadi mesin pencari default, kali ini Apple dikabarkan akan melisensikan model AI Gemini dari Google dengan nilai mencapai 5 miliar dolar AS.
Gemini disebut akan menjadi otak baru Siri. Namun, detail teknis kerja sama tersebut masih belum sepenuhnya jelas. Awalnya, Gemini diperkirakan akan dijalankan di infrastruktur Private Cloud Compute milik Apple. Namun laporan terbaru menyebutkan kemungkinan Siri berbasis Gemini justru berjalan di server milik Google.
Sejumlah analis memperkirakan Apple akan menerapkan strategi peluncuran dua tahap. Tahap awal kemungkinan menghadirkan Siri versi baru yang masih berjalan di server Apple sendiri. Sementara itu, versi generasi berikutnya yang lebih canggih dan membutuhkan daya komputasi besar berpotensi dipindahkan ke infrastruktur Google.
Jika rencana ini terealisasi, Apple bukan hanya melakukan pembaruan fitur, tetapi juga mengubah pendekatan fundamental terhadap AI. Ulang tahun ke-50 Apple pun berpotensi menjadi titik balik penting yang menandai era baru kecerdasan buatan di ekosistem Apple.