JAKARTA – CEO Apple, Tim Cook, mengatakan bahwa perusahaannya akan mengintegrasikan lebih banyak perangkat Kecerdasan Buatan (AI) pihak ketiga ke dalam sistem AI-nya, yakni Apple Intelligence.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Apple tengah menjajaki berbagai kemitraan saat ini. Namun, tidak dijelaskan perusahaan AI apa saja yang sedang berdiskusi dengan Apple dan kapan integrasi berikutnya diumumkan oleh perusahaan tersebut.
"Tujuan kami adalah untuk berintegrasi dengan lebih banyak orang seiring waktu," kata Cook, melansir dari CNBC. Meski belum dikonfirmasi, rumuor yang beredar menyatakan bahwa Apple akan menjajaki kerja sama dengan Anthropic dan Perplexity.
Perkembangan ini sejalan dengan pernyataan Senior Vice President Perangkat Lunak Apple, Craig Federighi, tahun lalu. Saat itu, Federighi mengatakan bahwa perangkat lunak Apple mungkin terintegrasi dengan pihak ketiga lainnya seperti Gemini.
BACA JUGA:
Cook juga mengonfirmasi kehadiran Siri yang ditingkatkan dengan AI. Asisten digital yang diperbarui ini diyakini akan hadir tahun depan karena pengembangannya berada di 'jalur yang tepat'.
Kabar mengenai integrasi AI ini muncul bersamaan dengan rilis pendapatan kuartal keempat Apple. Big tech itu dilaporkan memecahkan rekor pendapatan hingga 102,5 miliar dolar AS (Rp1.705 kuadriliun) selama beberapa bulan terakhir.
Meski sudah ada kepastian mengenai kehadiran AI pihak ketiga selain ChatGPT dari OpenAI, Apple disebut belum merealisasikan rencana AI-nya sepenuhnya. Untukk saat ini, Apple masih fokus memperkuat ekosistemnya, termasuk dengan perluasan seri iPhone 17.