Jakarta– Samsung dilaporkan akan kembali mengembangkan arsitektur CPU dan GPU kustom sendiri untuk chipset flagship Exynos 2800 yang dijadwalkan rilis pada 2027. Langkah ambisius ini bertujuan mencapai kemandirian hardware penuh, dengan meninggalkan desain standar ARM untuk CPU serta arsitektur RDNA dari AMD untuk GPU.
Menurut laporan dari tipster teknologi Smart Chip Guide di Weibo yang dikutip berbagai media, Exynos 2800 akan menjadi chipset pertama yang sepenuhnya menggunakan desain in-house Samsung. Tujuannya jelas: mengejar dominasi silikon Apple di segmen premium, sambil mengoptimalkan performa khusus untuk perangkat Galaxy.
Latar Belakang Kegagalan Mongoose
Ini bukan pertama kalinya Samsung mencoba desain CPU kustom. Dari 2016 hingga 2020, perusahaan mengandalkan core "Mongoose" yang dikembangkan tim di Austin, AS. Meski ambisius, Mongoose sering dikritik karena panas berlebih dan konsumsi baterai tinggi, kalah efisien dibanding core ARM standar atau Kryo milik Qualcomm.
BACA JUGA:
Akibatnya, Samsung menutup tim pengembangan tersebut pada 2019-2020 dan beralih ke core ARM "vanilla". Kini, dengan pengalaman lebih matang dan proses fabrikasi canggih seperti 2nm GAA, Samsung yakin bisa mengatasi masalah lama.
GPU Kustom dan Kemandirian Total
Selain CPU, Samsung juga berencana mengakhiri kerjasama dengan AMD. Sejak 2022, Exynos high-end menggunakan GPU Xclipse berbasis RDNA AMD untuk fitur gaming seperti ray tracing. Namun, mulai Exynos 2800, GPU akan sepenuhnya desain internal.
Kerja sama AMD membantu pemasaran, tapi GPU kustom memungkinkan optimalisasi lebih dalam untuk AI, gaming, dan ekosistem Galaxy—tanpa batasan lisensi eksternal. Teknologi ini bahkan bisa diperluas ke smart glasses, robotika, hingga kendaraan otonom.
Risiko dan Potensi
Langkah ini berisiko tinggi, mengingat biaya pengembangan besar dan sejarah Mongoose. Namun, Samsung memiliki sumber daya finansial kuat serta divisi baru khusus untuk chip Galaxy. Jika berhasil, Exynos bisa menawarkan performa unik yang sulit ditiru kompetitor, memperkuat integrasi software-hardware seperti yang dilakukan Apple.
Exynos 2800 kemungkinan debut di Galaxy S28 series pada 2028. Sementara itu, Exynos 2600 (untuk Galaxy S26) masih menggunakan basis AMD tapi dengan desain GPU lebih mandiri oleh Samsung.
Penggemar Galaxy kini menantikan apakah comeback ini akan membawa Exynos kembali ke puncak performa dan efisiensi. Kita tunggu konfirmasi resmi dari Samsung dalam beberapa tahun mendatang!