Bagikan:

JAKARTA - WhatsApp tengah menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna mengirim pesan ke aplikasi perpesanan lain, dimulai dengan BirdyChat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepatuhan Meta terhadap regulasi Digital Markets Act (DMA) Uni Eropa, dan saat ini fitur tersebut hanya tersedia untuk pengguna di wilayah Eropa melalui versi beta.

Selama ini, aplikasi perpesanan seperti Telegram, Signal, atau WhatsApp beroperasi secara tertutup—pengguna hanya bisa berinteraksi dengan sesama pengguna di platform yang sama. Namun, situasi itu tampaknya akan berubah. Berdasarkan temuan terbaru dari WABetaInfo, WhatsApp kini sedang menyiapkan opsi agar pengguna dapat mengirim pesan lintas aplikasi.

Meski terlihat seperti langkah besar menuju interoperabilitas, kebijakan ini bukan semata keputusan “dermawan” dari Meta. Kewajiban membuka komunikasi lintas platform merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh perusahaan digital besar yang dikategorikan sebagai “gatekeeper” oleh Uni Eropa melalui DMA. Regulasi ini menuntut perusahaan besar agar tidak menutup akses ekosistem digital mereka dan memberi lebih banyak kebebasan bagi pengguna.

Namun, jangan terlalu bersemangat dulu. Berdasarkan versi beta saat ini, kemampuan mengirim pesan lintas aplikasi masih terbatas hanya ke BirdyChat. Meski begitu, kemungkinan fitur ini akan diperluas ke aplikasi lain di masa depan. Meta juga memperingatkan bahwa karena setiap platform punya fitur unik, beberapa fungsi khusus—seperti reaksi, enkripsi berbeda, atau pesan sementara—mungkin tidak berfungsi sepenuhnya dalam komunikasi lintas aplikasi.

Untuk saat ini, fitur tersebut hanya tersedia bagi pengguna di wilayah Uni Eropa. Di luar itu, Meta belum memastikan apakah dan kapan kemampuan ini akan diperluas ke negara lain. Mengingat tren regulasi global yang makin menuntut keterbukaan antarplatform, bukan tidak mungkin fitur ini akhirnya akan hadir di pasar lain juga.

Bagi pengguna yang tinggal di Eropa dan ingin mencobanya, fitur lintas aplikasi ini masih dalam tahap beta. Jadi, jika belum bergabung dalam program uji coba WhatsApp, pengguna harus menunggu hingga Meta merilisnya secara resmi ke publik.

Langkah ini bisa jadi awal dari era baru komunikasi digital yang lebih terbuka, di mana batas antar aplikasi pesan mulai memudar.