Bagikan:

JAKARTA  – Drama antara Apple dan Oppo makin panas. Mantan insinyur Apple Watch bernama Chen Shi dituduh mencuri rahasia dagang perusahaan asal Cupertino itu dan membocorkannya ke raksasa elektronik China, Oppo.

Dalam dokumen pengadilan terbaru yang diajukan ke Pengadilan Distrik AS di California Utara, Apple mengungkap detail baru soal kasus tersebut. Dokumen ini, meski sebagian disensor karena berisi rahasia dagang, menunjukkan bahwa Chen menyiapkan presentasi internal untuk Oppo yang diduga berisi informasi sensor rahasia milik Apple.

Apple menuding Chen melakukan presentasi bertajuk “Oppo Talk” pada 1 Agustus 2025, yang dipromosikan dengan tajuk mencolok: “Mantan Direktur Teknis Apple Mengungkap: Filsafat dan Metodologi Pengembangan Perangkat Keras Sensor Apple.” Dalam presentasi itu, Chen diduga menggunakan 63 file rahasia yang ia unduh selama minggu-minggu terakhir bekerja di Apple.

Oppo membantah keras tuduhan tersebut dan bersikeras tidak menemukan bukti pencurian data oleh Chen selama masa kerjanya di anak perusahaan InnoPeak Technology. Namun, Apple menilai sikap Oppo “tidak kooperatif” dalam proses hukum, termasuk gagal menyerahkan dokumen dan laporan forensik yang diminta. Apple juga menuduh Chen sempat menghapus file dari server Oppo setelah gugatan diajukan — yang bisa berarti bukti penting telah dihapus.

Apple kini meminta pengadilan untuk melarang Chen menyebarkan informasi lebih lanjut, menghentikan Oppo dari pengembangan produk yang menggunakan teknologi Apple, serta menyingkirkan karyawan yang terlibat dari proyek kompetitif.

Oppo menolak permintaan itu, mengklaim presentasi Chen hanya membahas “prinsip rekayasa umum,” bukan teknologi spesifik Apple. Perusahaan juga menegaskan telah melakukan pencarian menyeluruh di sistem internal dan tak menemukan file rahasia apa pun.

Sementara itu, Chen yang bersedia menjalani pemeriksaan hukum (deposition) meminta penundaan karena alasan kesehatan. Ia mengaku baru didiagnosis mengidap kondisi medis yang bisa memburuk jika menjalani proses hukum yang panjang dan penuh tekanan.

Pengadilan memberi tenggat waktu kepada Oppo hingga 31 Oktober untuk menyerahkan seluruh dokumen yang diminta Apple. Jika jumlah dokumen besar, Oppo wajib mengirimkannya secara bertahap mulai 28 Oktober.

Kasus ini belum menghasilkan keputusan hukum, tapi menjadi ujian besar bagi hubungan Apple dan Oppo — sekaligus membuka bab baru dalam persaingan industri teknologi global, di mana setiap bit data sensor bisa bernilai miliaran dolar.