JAKARTA – Beberapa pengguna Windows mungkin masih tidak tahu di mana letak gambar hasil screenshot atau tangkapan layar mereka akan tersimpan. Pasalnya, tiap cara akan menempatkannya secara berbeda.
Ada beberapa cara untuk melakukan tangkapan layar di Windows. Cara pertama adalah dengan menekan tombol Print Screen (PrtScn). Secara default, tangkapan layar ini tidak langsung disimpan sebagai berkas.
Saat tombol Print Screen ditekan, tangkapan layar hanya disalin ke clipboard, sebuah memori sementara yang digunakan untuk menyalin dan menempel. Jika ingin dijadikan tangkapan layar, pengguna harus melakukan beberapa langkah tambahan.
Gambar ini harus ditempelkan ke editor gambar terlebih dahulu, seperti program Paint bawaan Windows. Setelah ditempelkan ke editor, gambar yang sebelumnya disalin sudah dapat disimpan.
Selanjutnya, pengguna akan diminta untuk memilih lokasi penyimpanan yang diinginkan sebagai berkas gambar. Aturan yang sama juga berlaku saat pengguna menggunakan kombinasi tombol Alt + Print Screen untuk menyimpan gambar.
Cara berikutnya yang biasa digunakan pengguna Windows adalah dengan menangkap layar menggunakan Snipping Tool. Fitur ini dapat digunakan di Windows 10 dan Windows 11.
BACA JUGA:
Tangkapan layar yang diambil dengan alat ini secara default akan disimpan di C:\Users[Nama Pengguna]\Pictures\Screenshots. Menariknya, Snipping Tool juga menyimpan tangkapan layar ke clipboard, mirip dengan metode Print Screen lama.
Jika Anda mengedit tangkapan layar di Snipping Tool, Anda dapat menyimpannya di lokasi mana pun yang Anda pilih. Jika Anda lupa tempat penyimpanan terakhir Anda, ambil satu screenshot lagi dan coba simpan.
Snipping Tool akan mengingat lokasi penyimpanan terakhir Anda dan screenshot lama Anda mungkin tersimpan di sana. Anda juga dapat memeriksa folder Dokumen atau Gambar di bawah 'PC Ini' di File Explorer.