Bagikan:

JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia menggelar pertemuan bilateral dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, untuk membahas penguatan kerja sama di sektor keamanan siber. 

Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi menilai bahwa Belanda merupakan salah satu mitra penting yang memiliki keunggulan dalam strategi, kebijakan, serta tata kelola keamanan siber di dunia. 

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem keamanan siber dan sandi nasional melalui pertukaran informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta berbagi praktik terbaik dalam penanganan ancaman siber. 

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak kembali penegasan komitmen kedua negara untuk melanjutkan sinergi dan memperkuat implementasi kerja sama bilateral. 

BSSN berharap kemitraan Indonesia dan Belanda dapat menjadi contoh kolaborasi internasional dalam mewujudkan ruang siber yang aman dan tangguh terhadap berbagai ancaman serta serangan siber global.

Nugroho juga menegaskan bahwa kerja sama Indonesia dan Belanda ini memiliki arti strategis di tengah meningkatnya ancaman siber global.

Sebagai informasi, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Belanda tentang Peningkatan Kerja Sama di Ranah Siber yang diperbarui pada tahun 2023.