JAKARTA - Google kembali menghadirkan fitur baru yang bikin pengguna lebih tenang saat membuka pesan di tempat umum. Lewat pembaruan Play Services edisi Oktober 2025, aplikasi Google Messages kini bisa mengaburkan (blur) otomatis video yang terdeteksi sensitif. Ini bisa dilakukan, berkat sistem deteksi AI di perangkat (on-device AI detection).
Kalau sebelumnya Google Messages hanya bisa mem-blur foto yang mengandung konten eksplisit, kini kemampuan itu diperluas ke format video. Jadi, ketika ada kiriman video yang mengandung nudity atau konten dewasa, sistem akan langsung mendeteksi dan mengaburkannya. Tujuannya jelas: mencegah momen “malu maksimal” ketika tanpa sengaja membuka video NSFW di ruang publik, seperti di kantor atau di kereta.
BACA JUGA:
Menariknya, semua proses deteksi ini berjalan langsung di perangkat pengguna tanpa mengirim data apa pun ke server Google. Artinya, privasi tetap aman karena tak ada unggahan ke cloud. Fitur ini memanfaatkan SafetyCore, sistem keamanan bawaan Android yang dirancang untuk mengenali gambar atau video sensitif. Begitu terdeteksi, video otomatis diburamkan, dan pengguna akan diberi opsi untuk menghapus atau menontonnya.
Namun, fitur ini tidak aktif secara otomatis. Pengguna harus mengaktifkannya secara manual di menu Settings. Caranya, buka Messages settings > Protection and safety > Manage sensitive content warnings, lalu aktifkan opsi Sensitive Content Warning.
Satu hal yang perlu dicatat, sistem ini belum berlaku untuk GIF. Jadi, jika ada kiriman GIF “panas”, pengguna masih perlu berhati-hati.
Fitur blur video sensitif ini menjadi bagian dari Play Services update versi 25.39. Jadi, jika Google Messages kamu masih versi lama, Bos Ary, jangan lupa update dulu biar bisa menikmati fitur penyelamat reputasi ini. Dengan pembaruan ini, Google seolah bilang: “Malu itu manusiawi, tapi bisa dicegah dengan teknologi.”