Bagikan:

JAKARTA – YouTube mengumumkan berbagai produk dan inovasi terbaru di acara tahunan Made on YouTube. Berbagai fitur baru ini dihadirkan untuk membantu pembuatan konten dengan mudah.

Salah satu fokus utama di acara tersebut adalah fitur yang terintegrasi dengan Kecerdasan Buatan (AI), terutama di kanal Shorts. Perusahaan di bawah naungan Google itu memperkenalkan fitur Edit with AI yang dapat mengubah rekaman mentah menjadi video yang lebih menarik.

"Kami sedang bereksperimen dengan Edit with AI di Shorts dan di aplikasi YouTube Create, dan Indonesia adalah salah satu negara pilihan pertama yang mendapatkan akses ke fitur ini," kata YouTube, dilansir dari situs resminya pada Rabu, 17 September.

Selain itu, YouTube kini bekerja sama dengan Google DeepMind dalam menghadirkan model pembuatan video canggih berbasis AI, yakni Veo 3. Untuk mengurangi batasan penggunaan fitur tersebut, YouTube juga mengintegrasikan Veo 3 Fast untuk jutaan penggunanya.

"Fitur ini menghasilkan output dengan latensi lebih rendah pada resolusi 480p sehingga Anda dapat dengan mudah membuat klip video," jelas YouTube. "Fitur ini diluncurkan sekarang di Amerika Serikat, Inggris Raya, Kanada, Australia, dan Selandia Baru, dengan rencana untuk segera memperluasnya ke lebih banyak dari Anda."

Sejalan dengan hadirnya Veo 3 di Shorts, ada banyak kemampuan baru yang dapat mendorong imajinasi para penggunanya. Berikut ini deretan kemampuan yang nantinya bisa diakses oleh para pengguna YouTube Shorts, termasuk di Indonesia.

  • Add motion: fitur yang dirancang untuk menghidupkan foto dengan mengadopsi gerakan dari video lain.
  • Stylize your video: fitur yang dihadirkan untuk mengubah video buatan pengguna dengan gaya yang menarik seperti pop art atau origami.
  • Add objects: fitur untuk mengatur suasana dengan menambahkan objek berupa karakter, properti, atau efek dengan deskripsi teks sederhana.