JAKARTA - Alamat dompet kripto yang dikaitkan dengan hacker Coinbase—pencuri lebih dari 300 juta dolar AS (sekitar Rp4,9 triliun) dari pengguna Coinbase kembali beraksi, dan kali ini menyasar aset Solana (SOL).
Berdasarkan data dari Lookonchain, peretas tersebut baru saja memborong 38.126 SOL senilai 7,95 juta dolar AS atau sekitar Rp130 miliar dengan harga rata-rata 209 dolar AS per token hanya dalam dua jam terakhir.
The hacker who stole $300M+ from #Coinbase users bought 38,126 $SOL($7.95M) at $209 in the past 2 hours.https://t.co/AUBIKUuNNDhttps://t.co/s9rRYnK7M8https://t.co/GlDgWxZ5T2 pic.twitter.com/AIc0hLEpxQ
— Lookonchain (@lookonchain) August 24, 2025
“Peretas yang mencuri 300 juta+ dolar AS dari pengguna Coinbase membeli 38.126 SOL (7,95 juta dolar AS) pada harga 209 dolar AS dalam 2 jam terakhir,” tulis Lookonchain di postingan X.
Sebelumnya, alamat yang sama juga melakukan pembelian 649,62 Ethereum (ETH) senilai 2,31 dolar AS juta atau sekitar Rp37,8 miliar pada harga 3.561 dolar AS per ETH sekitar sembilan jam sebelumnya.
BACA JUGA:
Sebelumnya, Lookonchain juga melaporkan adanya pembelian besar dari alamat dompet yang sama. Pada 7 Juli, peretas itu membeli 4.863 Ether senilai 12,55 juta dolar AS (Rp206 miliar) pada 7 Juli, dan 649 ETH senilai 2,3 juta dolar AS (Rp37,7 miliar) pada 19 Juli.
Melansir Cointelegraph, detektif on-chain sekaligus analis keamanan blockchain, ZachXBT menilai kasus ini mencerminkan semakin canggihnya strategi serangan rekayasa sosial yang digunakan untuk menipu para pemegang aset kripto.