JAKARTA - Memecoin $TRUMP kini resmi menjadi perhatian utama pasar kripto setelah diumumkan akan tersedia di tiga bursa utama: Coinbase, Binance, dan Robinhood. Langkah ini menandai tonggak penting dalam perjalanan memecoin yang terinspirasi dari figur kontroversial ini. Dengan akses ke basis pengguna yang besar dari ketiga platform tersebut, $TRUMP diharapkan mampu meningkatkan eksposur, likuiditas, dan kredibilitas di pasar kripto.
Listing resmi $TRUMP di Coinbase dijadwalkan pada Senin, 20 Januari 2025. Menggunakan blockchain Solana, $TRUMP menawarkan kecepatan transaksi yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah, memberikan pengalaman perdagangan yang efisien bagi pengguna. Sebagai salah satu bursa kripto terbesar di dunia, Coinbase diyakini dapat memberikan paparan yang signifikan, memungkinkan investor baru maupun berpengalaman untuk turut serta dalam perdagangan token ini.
Namun, laporan baru-baru ini mengungkapkan adanya penundaan pada platform Coinbase, di mana beberapa pengguna mengalami waktu konfirmasi transaksi hingga dua jam. Meski belum berdampak langsung pada perdagangan $TRUMP, potensi frustrasi di kalangan pengguna tetap menjadi perhatian.
BACA JUGA:
Sebelum Coinbase, Binance telah mengumumkan listing $TRUMP pada 19 Januari 2025. Dua pasangan perdagangan baru, TRUMP/USDC dan TRUMP/USDT, tersedia untuk pengguna, dengan waktu penarikan dimulai pada 20 Januari 2025. Binance juga menambahkan fitur-fitur seperti algoritma perdagangan spot dan bot trading untuk mendukung perdagangan $TRUMP, memberikan fleksibilitas tambahan bagi para trader.
Sementara itu, Robinhood menyusul dengan pengumuman listing $TRUMP pada hari yang sama, mendorong harga token melonjak dari 45 dolar AS (Rp729.000) menjadi 61 dolar AS (Rp988.200) hanya dalam dua jam. Kenaikan ini meningkatkan kapitalisasi pasar $TRUMP menjadi 12,1 miliar dolar AS (Rp195,4 triliun), dengan valuasi penuh mencapai 60 miliar dolar AS (Rp972 triliun).