Bagikan:

JAKARTA – Mata uang Brasil telah mengalami penurunan nilai selama beberapa tahun terakhir sehingga Apple memutuskan untuk mengubah harga iCloud. Kini, pelanggan harus membayar lebih mahal. 

Devaluasi mata uang Brasil terhadap dolar AS mencapai 15 hingga 20 persen sehingga biaya layanan iCloud juga meningkat sama besarnya. Menurut laporan iHelpBR, melalui 9to5mac, Apple menaikkan biaya iCloud sekitar 20 hingga 34 persen secara keseluruhan. 

Biaya yang sebelumnya hanya 4,9 real Brasil (Rp14 ribu) untuk paket 50GB menjadi 5,9 real Brasil (Rp16 ribu). Sementara itu, tawaran penyimpanan sebesar 12TB yang sebelumnya hanya 299,9 real Brasil (Rp859 ribu) menjadi 399,9 real Brasil (Rp1,145 juta). 

Apple juga mengubah harga paket Apple One. Pengguna tidak perlu membayar lebih untuk paket dasar. Namun, paket Keluarga naik 9 persen menjadi 59,9 real Brasil (Rp171 ribu), sedangkan paket Premium naik menjadi 99,9 real Brasil (Rp286 ribu) per bulannya. 

Belum diketahui kapan harga terbaru ini akan diterapkan. Sepertinya, kenaikan biaya ini akan dirasakan para pelanggan di Brasil pada Juni atau Juli karena informasi yang beredar adalah segera. 

Apple belum membuat pernyataan resmi mengenai kenaikan harga ini. Dengan biaya yang tiba-tiba melonjak, beberapa pelanggan kemungkinan akan berhenti berlangganan atau beralih ke layanan penyimpan iCloud dari perusahaan lain. 

Selain iCloud, biaya layanan Apple lainnya juga diyakini akan mengalami kenaikan harga, seperti Apple Music atau bahkan Apple TV+. Namun, belum ada kabar resmi dari Apple mengenai rencana kenaikan harga ini.