JAKARTA – Badan Antariksa Korea Selatan (KASA) menegaskan bahwa pengembangan pendarat bulan tidak mengalami hambatan. Hingga saat ini, pendarat masih direncanakan meluncur pada 2032.
Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, 23 Mei 2025 setelah Dong-A Science, majalah sains Korea, membahas tentang target peluncuran pendarat bulan KASA. Menurut mereka, pengembangan wahana tersebut mengalami masalah hingga terhambat.
KASA menjelaskan bahwa mereka membuat pendarat bulan dengan serius. Lembaga antariksa tersebut juga memperhatikan detail dari teknologi intinya agar tidak muncul kesalahan atau terjadi kegagalan saat mendaratkan wahana tersebut di Bulan.
"Kami sedang dalam proses mengembangkan pendarat dengan sungguh-sungguh, dengan fokus pada pengembangan teknologi inti yang penting untuk pendaratan di bulan," jelas KASA, dikutip pada Senin, 26 Mei.
KASA mengingatkan bahwa pendaratan wahana di Bulan tidak mudah untuk dilakukan. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi dan tingkat keberhasilannya pun tidak besar. Oleh karena itu, mereka perlu berhati-hati dalam mengembangkan wahananya.
BACA JUGA:
"Kami ingin menginformasikan bahwa proyek pengembangan pendarat bulan yang diungkapkan pada Oktober 2024 berjalan sesuai rencana tanpa hambatan," jelas KASA. "Kami bertujuan untuk mengamankan teknologi untuk mendarat secara tepat dan aman di permukaan bulan."
Selain menjelaskan perkembangan proyek pendarat bulannya, KASA juga membahas tentang muatan yang akan dibawa. Hingga saat ini, KASA belum menentukan muatan apa yang akan ditempatkan di Bulan karena mereka masih fokus pada teknologi inti wahana pendaratnya.
"Proyek pengembangan pendarat bulan memulai pengembangan pendarat selama studi kelayakan awal, kemudian dilanjutkan dengan pengembangan muatan misi sains dan teknologi serta teknologi mobilitas," ungkap lembaga tersebut.