Bagikan:

JAKARTA – Sejak mendirikan lembaga khusus di bidang antariksa, Korea Selatan terus menciptakan inovasi terbaru. Kali ini, negara tersebut ingin meluncurkan roket antariksa reusable atau bisa digunakan kembali. 

Rencana ini diungkapkan saat Korea menggelar Komite Antariksa Nasional Ketiga. Di pertemuan tersebut, Badan Antariksa Korea (KASA) mengatakan bahwa mereka akan fokus pada pengembangan teknologi inti dari roket antariksa generasi berikutnya. 

"Kami percaya ini adalah waktu yang tepat untuk membahas strategi untuk meluncurkan wahana pendarat bulan secara mandiri dan mengembangkan wahana peluncur antariksa (reusable) yang layak secara ekonomi," kata Kepala KASA, dikutip dari media JoongAng. 

KASA juga telah menargetkan tahun penyelesaian proyek besar tersebut. Lembaga antariksa Korea itu ingin mendapatkan roket reusable di tahun 2035. Dengan begitu, KASA akan tetap menggunakan roket non-reusable untuk misi eksplorasi bulan di tahun 2032.

Menurut Yoon, pengembangan roket reusable akan menghadapi tantangan karena proyeknya sudah dimulai. Hanya saja, KASA menyerahkan kontak pembuatannya ke pelaku industri swasta dengan rancangan sistem non-reusable

Ini bertentangan dengan rencana KASA terbaru. Yoon tidak bisa memastikan apakah kontraktor sanggup untuk mengerjakan proyek terbaru ini. Namun, jika pengembangan sudah berjalan jauh, KASA tidak mungkin merombak pekerjaannya dari awal. 

Mereka akan membuka proyek baru dengan perusahaan pengembang yang baru, tentu saja dengan kontrak baru juga. Namun, untuk membuka proyek roket reusable ini, KASA memerlukan peninjauan lebih lanjut.