JAKARTA – Saat AS menerapkan tarif terbaru dari Donald Trump, Razer menarik sejumlah model laptopnya dari situs penjualan resmi. Menurut laporan yang beredar, perusahaan itu menarik Blade 16 dari pasaran.
Razer tidak pernah membuat pengumuman resmi mengenai penarikan laptop terbarunya ini. Perusahaan itu diam-diam menarik seri Blade dari penjualan langsung maupun online, termasuk Blade 16 terbaru yang menggunakan GPU NVIDIA.
Seminggu setelah penjualan dihentikan, sejumlah pelanggan membahas tentang laptop pre-order miliknya yang tertahan di Bea Cukai AS. Namun, beberapa model Blade 16 dikabarkan telah muncul kembali untuk para pelanggan yang berada di AS.
Perusahaan itu hanya menampilkan model Blade 16 2025, tetapi laptop ini hanya mendukung pembelian langsung dengan GPU RTX 5080. Jika pengguna mengecek di situs resmi Raazer, mereka akan melihat tipe RXT 5070 Ti dan RTX 5090 dengan tombol 'Beri tahu saya'.
Hal yang aneh, menurut laporan The Verge, adalah produsen laptop ini juga menarik laptop dengan tipe penyimpanan tertentu. RTX 5090 sebelumnya tersedia dengan RAM 64GB/1TB dan RAM32GB/1TB, tetapi kini Razer hanya menyediakan satu opsi.
Pengguna tidak bisa membeli konfigurasi 5090 dengan penyimpanan 32GB/1TB. Selain menarik beberapa versi Blade 16 2025, Razer juga sudah tidak menyediakan model Blade 16 2024 dan Blade 18.
BACA JUGA:
Beberapa pihak sudah mengajukan keluhan mengenai masalah pre-order yang tertahan atau bertanya mengenai versi yang ditarik dari situs resmi Razer. Sayangnya, pihak perusahaan belum memberikan pernyataan apa pun.