Bagikan:

JAKARTA  – Google menggugat jaringan penipu yang bertanggung jawab atas lebih dari 10.000 listing bisnis palsu di Google Maps. Kasus ini terungkap setelah seorang tukang kunci dari Texas melaporkan bahwa bisnisnya telah disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab di layanan peta digital tersebut.

Modus Penipuan di Google Maps

Menurut gugatan yang diajukan Google, para penipu menggunakan berbagai metode canggih untuk menjalankan aksinya, termasuk:

🔹 Bait and Switch – Saat pengguna mencari layanan darurat seperti tukang kunci, pipa ledeng, atau bantuan darurat di jalan, mereka diarahkan ke bisnis palsu.

🔹 Pembajakan Nomor Telepon – Panggilan yang seharusnya masuk ke bisnis asli dialihkan ke penipu melalui layanan lead generation atau langsung melalui listing palsu.

🔹 Biaya yang Berlebihan – Setelah berhasil mendapatkan pelanggan, mereka mengenakan harga yang sangat tinggi untuk layanan yang tidak berkualitas atau bahkan tidak ada sama sekali.

Tindakan Google Melawan Penipuan

Google telah menghapus lebih dari 10.000 listing palsu yang dibuat oleh jaringan ini dan berkomitmen untuk terus melawan penipuan bisnis online. Dalam pernyataan resminya, Halimah DeLaine Prado, Penasihat Umum Google, mengatakan bahwa mereka telah meningkatkan upaya investigasi untuk mengidentifikasi dan menghapus listing palsu sebelum lebih banyak korban tertipu.

Langkah-langkah yang telah diambil Google:

✅ Penggunaan AI dan machine learning untuk mendeteksi serta menghapus bisnis palsu lebih cepat.

✅ Menghapus hampir 12 juta profil bisnis palsu sepanjang tahun 2023.

✅ Menyumbangkan kompensasi dari gugatan ini ke organisasi yang berfokus pada pemberantasan kejahatan siber.

Cara Melindungi Diri dari Penipuan di Google Maps

Meski Google sudah berusaha menangkal penipuan, pengguna tetap harus waspada dengan mengambil langkah-langkah berikut:

🔹 Periksa informasi bisnis – Selalu verifikasi nomor kontak dan alamat di situs web resmi.

🔹 Cermati ulasan pelanggan – Perhatikan pola ulasan yang mencurigakan, terutama jika ada banyak review positif dalam waktu singkat.

🔹 Gunakan sumber terpercaya – Saat membutuhkan layanan darurat, gunakan rekomendasi dari sumber tepercaya atau situs resmi.

Kasus ini menunjukkan bahwa penipuan online semakin canggih, dan pengguna harus tetap waspada saat mencari layanan di internet.