JAKARTA – Wikipedia merupakan situs web populer yang menyajikan informasi tentang suatu tempat, objek, ataupun tokoh ternama. Pada dasarnya, situs web ini tidak akan dikunjungi jika tidak diperlukan.
Seseorang akan mengunjungi Wikipedia jika mereka membutuhkan informasi, berbeda dengan media sosial yang selalu diakses oleh masyarakat meskipun tidak diperlukan. Isaac Gemal, seorang pengembang aplikasi asal New York, berusaha melawan kebiasaan ini.
Untuk mengubah Wikipedia menjadi platform interaktif, Gemal menciptakan situs web yang disebut WikiTok. Idenya sangat sederhana, yaitu menyajikan informasi Wikipedia dengan algoritma yang acak dan tampilan vertikal menyerupai platform TikTok.
WikiTok bisa dikunjungi di wikitok.vercel.app. Saat website tersebut dibuka, pengunjung akan melihat cuplikan informasi dengan latar belakang yang sesuai dengan judulnya. Jika informasi yang ditampilkan adalah Danau Fianga, maka latar belakangnya adalah danau tersebut.
Setiap kali menggulir layar, pengunjung website tersebut akan melihat informasi baru yang tidak dipersonalisasi. Artinya, Gemal tidak akan menampilkan informasi berdasarkan minat pengunjung situs web tersebut. Setiap kali website di-refresh, informasinya akan berubah.
BACA JUGA:
Gemal mengatakan kepada Arstechnica bahwa ia menolak seruan untuk menampilkan aliran artikel Wikipedia sesuai dengan minat penggunanya. Saat ini, Gemal hanya akan menyajikan daftar acak artikel Wikipedia yang berasal dari API situs web tersebut.
Tampilan antarmuka WikiTok sangat sederhana. Jika pengunjung tertarik dengan pratinjau informasi yang mereka lihat, mereka bisa mengetuk opsi Read More di bagian bawah. Jika mereka menyukai informasi yang ditampilkan, mereka bisa menekan tombol Suka atau Bagikan.
Ada berbagai macam bahasa yang bisa dipilih oleh pengunjung situs web tersebut, mulai dari bahasa Inggris, Belanda, Prancis, Spanyol, Italia, Portugis, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa memilih opsi bahasa Indonesia melalui menu Bahasa di sudut kanan atas layar.