QNAP Bekerja sama dengan Digital Ocean untuk Tingkatkan Keamanan Data Pengguna
Ilustrasi serangan siber (foto: Pixabay)

Bagikan:

JAKARTA - QNAP Systems, Inc. baru-baru ini mendeteksi gelombang signifikan serangan sandi lemah, yang ditujukan pada perangkat Network Attached Storage (NAS) yang terpapar internet.

QNAP Product Security Incident Response Team (QNAP PSIRT) dengan cepat mengambil tindakan dengan berhasil memblokir ratusan IP jaringan zombie melalui QuFirewall dalam waktu 7 jam, dan berhasul melindungi banyak perangkat QNAP NAS yang terpapar. 

Dalam waktu 48 jam, mereka juga berhasil mengidentifikasi sumber server C&C (Command & Control) dan, bekerja sama dengan penyedia layanan cloud Digital Ocean, untuk mencegah situasi menjadi lebih buruk.

"Keamanan jaringan sangat penting, membutuhkan kewaspadaan konstan dan manajemen, deteksi, dan respons 24/7 sepanjang tahun," kata Stanley Huang, Manajer Tim Respons Insiden Keamanan Produk QNAP. 

"Serangan ini terjadi selama akhir pekan, dan QNAP dengan cepat mengidentifikasinya melalui teknologi cloud, dengan cepat menentukan sumber serangan dan memblokirnya,” tambahnya. 

Akibat kasus ini, QNAP sangat menyarankan pengguna NAS untuk segera mengambil langkah-langkah keamanan siber untuk mengurangi risiko serangan keamanan yang selalu ada, seperti:

  1. Nonaktifkan akun "admin"
  2. Tentukan sandi yang kuat untuk semua akun pengguna dan hindari menggunakan sandi lemah
  3. Perbarui firmware dan aplikasi QNAP NAS ke versi terbaru
  4. Pasang dan aktifkan aplikasi QuFirewall
  5. Manfaatkan layanan relay myQNAPcloud Link untuk mencegah NAS Anda terpapar internet.