JAKARTA - Toyota mulai menjual dua model buatannya yang diproduksi di Amerika Serikat di Tokyo. Melansir Kyodo News, Kamis, 2 April, langkah ini dilakukan setelah Jepang dan AS menyepakati prosedur impor yang lebih sederhana untuk mobil buatan Amerika.
Dalam skema itu, mobil yang diproduksi di AS dan sudah dinyatakan aman di negara tersebut bisa dijual di Jepang tanpa perlu menjalani uji keselamatan tambahan.
Dua model yang mulai dijual pada Kamis itu adalah Tundra, pikap buatan Texas, dan Highlander, SUV yang diproduksi di Indiana. Penjualan keduanya secara nasional dijadwalkan dimulai pada musim panas tahun ini.
Setelah penjualan nasional dimulai, Toyota menargetkan penjualan 80 unit Tundra per bulan dengan harga yang disarankan 12 juta yen atau sekitar 75.000 dolar AS. Untuk Highlander, targetnya 40 unit per bulan dengan harga 8,6 juta yen.
Toyota juga menyiapkan penjualan Camry buatan AS begitu seluruh persiapannya selesai.
BACA JUGA:
Masuknya model buatan Amerika ke pasar Jepang ini terkait dengan kesepakatan tarif antara Tokyo dan Washington. Di tengah tekanan dagang yang meningkat, aturan baru itu memberi jalan yang lebih mudah bagi mobil buatan AS untuk masuk ke pasar Jepang.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya memberlakukan tarif tinggi terhadap banyak mitra dagang Amerika, termasuk Jepang, dengan alasan untuk mengurangi defisit perdagangan kronis AS.
Pada April tahun lalu, pemerintahan Trump mengenakan tarif 27,5 persen pada mobil buatan luar negeri, jauh di atas tarif sebelumnya yang hanya 2,5 persen. Untuk kendaraan asal Jepang, tarif itu kemudian dinegosiasikan turun menjadi 15 persen pada Juli dan resmi diberlakukan pada September.
Bagi Jepang, isu ini tidak kecil. Pada 2023, ekspor mobil menyumbang sekitar 30 persen dari total ekspor Jepang ke Amerika Serikat, tertinggi dibanding sektor lain.