Bagikan:

JAKARTA – Bukan rahasia jika setiap pabrikan mobil terkadang “membedah” model dari pabrikan lain untuk dipelajari. Kini, raksasa mobil sport Jerman, Porsche, secara terbuka mengakui telah mengambil pelajaran berharga dari pesaingnya, terutama dari mobil listrik performa tinggi Korea Selatan, Hyundai Ioniq 5 N, saat mengembangkan mobil sport listrik generasi berikutnya, Porsche 718 EV.

Pengakuan mengejutkan ini datang dari Frank Moser, Wakil Presiden lini model dua pintu Porsche 718 dan 911. Moser mengungkapkan bahwa ia telah mengendarai Ioniq 5 N beberapa kali dan menyebut pengalaman tersebut sebagai momen yang sangat membuka mata bagi merek Stuttgart.

"Kami belajar banyak dari [Ioniq 5 N] itu. Saya mengendarainya beberapa kali. Mereka membuatnya benar-benar, sangat bagus," ujar Moser dalam wawancara di festival Icons of Porsche 2025 di Dubai, dikutip dari Drive, Rabu, 26 November.

Performa Ioniq 5 N bahkan berhasil memukau Andreas Preuninger, Kepala Kendaraan GT Porsche—sosok di balik model-model high-performance legendaris seperti 911 GT3.

"Saya ingat saya mengendarainya bersama Andy Preuninger. Saya berkata kepadanya, 'Ayo, saya akan menjemputmu dengan Ioniq 5 N.' Dia berkata, 'Tinggalkan saya, saya tidak mau mobil listrik semacam itu.' Kami masuk ke mobil dan saya menekan tombol [N Grin Boost], dan dia langsung terkejut: 'Wow.' Mereka melakukan sesuatu yang mengesankan," kisah Moser.

Sebagai perbandingan, Ioniq 5 N mampu menghasilkan tenaga gabungan 478kW/770Nm dalam mode N Grin Boost, dengan akselerasi 0-100 km/jam hanya dalam 3,4 detik.

Salah satu fitur paling menonjol dari Ioniq 5 N adalah sistem 'N e-shift' yang mereplikasi kecepatan perpindahan gigi transmisi dual-clutch (DCT) 8-percepatan, dan 'N Active Sound+' yang menyajikan tiga suara berkendara sintetis.

Ditanya apakah Porsche mengambil inspirasi dari fitur virtual sound dan perpindahan gigi buatan ini, Moser mengisyaratkan bahwa "inilah jalannya" untuk 718 EV, namun dengan catatan penting: pengemudi harus memiliki opsi untuk mematikan fitur tersebut.

"Pelanggan bisa memutuskan apakah mereka ingin berkendara dalam mode hening total, atau mereka ingin menjadi bagian dari permainan, merasakan suara virtual mesin flat-six dan perpindahan gigi virtual," jelas Moser. "Itu akan menjadi arah untuk masa depan."

Porsche Fokus Berat Badan, Meskipun Lebih Berat

Meskipun mengakui Ioniq 5 N, Porsche tetap teguh pada filosofi intinya. Model 718 EV, yang dijadwalkan hadir pada awal tahun 2027, akan berfokus pada pengurangan berat badan, meskipun Moser mengonfirmasi bahwa mobil tersebut "sedikit lebih berat" daripada 718 bermesin bensin saat ini.

"Kami bekerja keras untuk menjaga berat badan tetap rendah. Saya tidak bisa memberitahu angkanya sekarang, tetapi percayalah, untuk mobil listrik, ini adalah mobil yang sangat ringan," pungkas Moser.