JAKARTA — Waktu inden atau masa tunggu untuk Xiaomi SU7 varian Pro dan Max kini berkurang drastis, dari semula sekitar 30 minggu menjadi hanya 6 hingga 9 minggu. Perubahan ini menjadi kabar baik bagi calon konsumen yang tak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan sedan listrik andalan Xiaomi tersebut.
Mengutip laporan CarNewsChina, Rabu, 12 November, percepatan waktu pengiriman ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh peningkatan kapasitas produksi di pabrik Xiaomi atau adanya redistribusi volume pesanan dari varian lain.
Dengan jangka waktu pengiriman yang lebih singkat, pelanggan yang memesan SU7 Pro dan Max saat ini masih berpeluang menerima unit mereka sebelum akhir tahun. Artinya, mereka juga bisa menikmati insentif pajak pembelian yang lebih menguntungkan dibandingkan pengiriman pada tahun 2026.
Sementara itu, versi standar SU7 masih mempertahankan waktu tunggu 29–32 minggu. Adapun varian performa tinggi, SU7 Ultra, tetap memiliki masa pengiriman 6–9 minggu sejak September. Model lain, yakni Xiaomi YU7, menghadapi masa tunggu lebih panjang, sekitar 32–38 minggu.
BACA JUGA:
Kabar ini datang di tengah laporan mengenai rencana ekspansi besar-besaran produksi Xiaomi Auto. Perusahaan tengah menyiapkan pembangunan pabrik tahap II dan III di Beijing, serta fasilitas baru di Wuhan. Dengan langkah ini, Xiaomi menargetkan kapasitas produksi tahunan lebih dari 1 juta unit pada 2026, bahkan berpotensi mencapai 1,2 juta unit.
Ambisi tersebut bukan tanpa dasar. Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa tingkat utilisasi pabrik Xiaomi Auto saat ini mendekati 200 persen, jauh melampaui rata-rata industri otomotif.
Pabrik Beijing Tahap I yang memiliki kapasitas 150.000 unit per tahun kini mampu meningkatkan output berkat sistem kerja dua shift. Sementara Pabrik Beijing Tahap II memiliki kapasitas serupa, dan jika keduanya beroperasi pada tingkat utilisasi 200 persen, total produksi tahunan bisa menembus 600.000 unit.
Ekspansi selanjutnya sudah dijadwalkan. Fasilitas Beijing Fase II Plus yang juga dikenal sebagai pabrik perakitan Tahap III diperkirakan mulai beroperasi setelah Tahun Baru Imlek 2026. Sementara pabrik Wuhan Fase I akan memulai produksi pada Mei 2026, dengan target kapasitas bulanan 35.000 unit pada Oktober tahun yang sama.
Jika seluruh peningkatan kapasitas berjalan sesuai rencana, termasuk kemungkinan akuisisi pabrik tambahan, total produksi tahunan Xiaomi Auto berpotensi menembus angka 1,2 juta unit.