JAKARTA - Daihatsu sempat menggemparkan pasar otomotif Indonesia dengan membawa konsep Ayla EV di ajang GIIAS 2022 lalu. Kehadiran konsep ini guna mendukung terhadap pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.
Namun model tersebut hanyalah konsep. Lantas kapan model tersebut akan hadir mengingat banyaknya pemain mobil listrik dari China yang terus menggempur pasar.
“Ditunggu saja. Daihatsu ingin berperan dalam menaikkan kontribusi motorisasi di Indonesia. Berarti first car buyer,” kata Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, saat ditemui belum lama ini.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa First car buyer di Indonesia Daihatsu tetap melakukan studi, sebenarnya mobil seperti apa yang dibutuhkan oleh mereka.
“Kita sudah lakukan ke 500 pengguna, 500 belum beli. Kurang lebih seribu orang. Mereka mau beli, mau. Tapi, mari kita bantu bersama memastikan kekhawatiran mereka itu terhadap elektrifikasi tugas kita sama-sama,” tambahnya.
BACA JUGA:
Namun demikian, ia menuturkan adanya kekhawatiran tersendiri dari pengguna. Misalnya konsumsi listrik dan juga khawatir jika di jalan ada masalah.
“Mereka belum sampai ke sana levelnya (first car buyer). Mobil ini apanya sih yang tinggi karena mereka ingat daya beli itu ada dua, daya beli dan daya bayar. Mereka ada kekhawatiran di sana,” paparnya.
Daihatsu juga akan terus berkomitmen dalam hal membantu mengatasi keraguan, agar nantinya semakin baik lagi.
“Beberapa tahun lagi kita tidak cuma melihat fomo-fomo gitu ingin develop. Tapi satu lagi kita ingin first car buyer mudah untuk memilih kendaraannya dan mereka tetap bersama, hidup mereka worry less,” pungkasnya.