Bagikan:

JAKARTA - Produksi Suzuki eVitara telah meluncur dari jalur perakitan dan mulai dikirimkan ke berbagai negara di Eropa. Model ini juga telah melakukan pengujian Euro NCAP dengan hasil cukup memuaskan.

Mengutip dari laman Rushlane, Selasa, 9 September, model yang dicoba yaitu varian GLX dan hasilnya mendapatkan total bintang empat dalam pengujian berbagai fitur yang ditawar. Meliputi kantung udara depan, kantung udara lutut pengemudi, kantung udara samping kepala, kantung udara dada, dan kantung udara panggul, serta sakelar pemutus kantung udara (penumpang).

Sistem keselamatan lainnya termasuk AEB untuk pengguna jalan yang rentan, AEB untuk pengendara sepeda motor, AEB untuk mobil ke mobil, bantuan kecepatan, sistem bantuan jalur, dan deteksi kelelahan/distraksi.

Dalam hal keselamatan penumpang dewasa, Suzuki e-Vitara/Urban Cruiser listrik sepenuhnya mencetak 31 poin dari 40 atau 77 persen.

Perlindungan yang baik ditemukan pada lutut dan tulang paha pengemudi dan penumpang depan. Perlindungan yang memadai hingga baik ditemukan pada kepala, dada, dan area tubuh penting lainnya. Perlindungan yang baik juga ditemukan terhadap cedera whiplash jika terjadi tabrakan dari belakang. Kursi belakang juga memiliki perlindungan whiplash yang baik.

Sistem eCall bawaan e-Vitara bekerja sesuai harapan. SUV listrik satu ini juga memiliki sistem khusus untuk mencegah benturan sekunder setelah tabrakan. Dalam uji coba, pintu-pintu dapat dibuka saat kendaraan terendam, sehingga penumpang dapat keluar.

Suzuki e-Vitara listrik sepenuhnya meraih skor 42 dari 49 poin untuk keselamatan penumpang anak, yaitu sekitar 85 persen. Boneka berusia 6 dan 10 tahun menunjukkan perlindungan yang baik untuk semua area tubuh kritis dalam uji tabrak offset depan dan penghalang samping. Semua sistem pengaman anak berfungsi seperti yang diharapkan dan terpasang dengan benar. Poin berkurang terutama karena tidak tersedianya beberapa fitur seperti deteksi keberadaan anak.

Suzuki e-Vitara sepenuhnya meraih skor 79 persen dalam uji penilaian pengguna jalan rentan. Perlindungan terhadap kepala pejalan kaki atau pesepeda berada dalam kisaran baik hingga cukup. Namun, hasilnya kurang baik di dekat pilar kaca depan dan juga di dasar dan atas kaca depan.

Hasil yang beragam ditemukan pada benturan pada panggul. Tulang paha terlindungi dengan baik di semua pengujian. Hasil serupa ditemukan untuk lutut dan tibia. AEB berfungsi sesuai harapan di sebagian besar skenario. Namun, poin dikurangi karena SUV ini tidak memiliki pelindung pintu untuk pesepeda.

Model ini sepenuhnya meraih skor 72 persen dalam uji penilaian bantuan keselamatan. Sistem pengereman darurat otonom (AEB) bekerja sesuai harapan, dengan peringkat yang baik dalam merespons kendaraan lain. Sistem bantuan keselamatan lainnya seperti pengingat sabuk pengaman, monitor kelelahan pengemudi, sistem pendukung lajur, dan sistem bantuan kecepatan juga terbukti berfungsi sesuai harapan.