Bagikan:

JAKARTA - Maruti Suzuki bersiap meluncurkan mobil listrik eVitara pada awal tahun depan (2026). Menjelang peluncuran resminya, pabrikan tersebut mulai mengumumkan sejumlah langkah besar terkait mobilitas listrik dan penguatan ekosistem pendukungnya.

Mengutip Rushlane, Rabu, 3 Desember, mobil yang dirakit di Gujarat itu akan ditawarkan dengan berbagai paket menarik, termasuk program BaaS (Battery as a Service) serta opsi berlangganan.

Sebagai jaminan tambahan, tersedia pula opsi pembelian kembali. Langkah yang cukup berani, terlebih dengan pilihan paket tersebut yang membuat harga menjadi lebih kompetitif.

Tak hanya itu, Maruti Suzuki juga berencana menyediakan jaringan pengisian daya yang andal, dengan lebih dari 2.000 titik charging milik MSIL di jaringan penjualan dan layanannya yang tersebar di 1.100 kota. Mereka juga menargetkan lebih dari 100.000 titik pengisian daya umum pada 2030.

Maruti Suzuki menegaskan ambisinya untuk mendominasi pasar mobil listrik India, sebagaimana mereka menguasai pasar mobil bermesin pembakaran dalam (ICE). Ambisi yang terbilang sangat agresif.

Untuk mencapainya, perusahaan mengandalkan jajaran produk yang kuat serta jaringan pengisian cepat terbesar di India, dengan target satu pengisi daya setiap 5–10 km.

Pada saat yang sama, Maruti Suzuki turut menonjolkan berbagai keunggulan eVitara, termasuk raihan bintang sempurna dalam uji Bharat NCAP untuk perlindungan Dewasa dan Anak. Berbasis platform HEARTECT-e, eVitara dibekali fitur keselamatan penting seperti 7 airbag standar, ADAS Level 2, struktur baja berkekuatan tarik tinggi, TPMS, kamera 360, sensor parkir depan-belakang, serta rem parkir elektrik dengan Auto Hold.

Kehadiran di Indonesia

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memastikan peluncuran mobil listrik perdananya, Suzuki eVitara, pada 2026 mendatang. Besar kemungkinan model tersebut akan meluncur di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

“Sebenarnya sudah kami sampaikan saat menampilkan e-Vitara, bahwa di awal tahun depan (2026) kami akan memperkenalkan versi BEV-nya,” ujar Marketing Managing Director PT SIS, Donny Saputra, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Donny menyebut bahwa peluncuran mobil listrik tersebut akan dilakukan di pameran awal tahun, kemungkinan besar bertepatan dengan IIMS 2026.

“Kami akan luncurkan versi full battery electric vehicle, timing-nya kira-kira di salah satu motor show awal tahun,” tambahnya.